Memasuki November, curah hujan semakin sering terjadi sehingga mengakibatkan jalanan tergenang air bahkan banjir. Oleh karena itu, kewaspadaan dan perhatian ekstra sangat diperlukan oleh pengemudi agar tetap aman dan nyaman di jalan. Bahkan di Amerika Serikat sendiri, Departemen Transportasi Negara tersebut menyatakan, setidaknya rata-rata terjadi 950 ribu kecelakaan setiap tahun karena kondisi jalan basah akibat hujan.

Parahnya, kecelakaan ini juga menyebabkan 4.700 hilangnya nyawa dan 384 ribu lainnya mengalami cidera. Meski begitu, berkendara dalam kondisi hujan haruslah bersabar dan tenang. Sebab, tak sedikit pengendara akan cemas begitu hujan turun. Nah disini ada 5 tips mengemudi secara aman disaat musim hujan.
1. Hindari Hydroplanning

Istilah yang juga disebut aquaplaning ini memang kerap ditemui ketika hujan. Jika mobil dikendarai dengan kecepatan tertentu saat jalanan basah, maka ban bisa mengambang bahkan tidak menyentuh permukaan jalan karena ban tak mampu membelah air. Biasanya, terjadinya hyrdroplanning lantaran kecepatan mobil bisa lebih dari 35 mil per jam. Adapun jika terjadi hydroplaning maka kurangi kecepatan secara perlahan dan arahkan lingkar kemudi hingga lurus kembali.
2. Jangan Menggunakan Cruise Control

Jangan berpikir saat kondisi jalanan basah, menggunakan cruise control adalah hal yang tepat karena mampu mengatur kecepatan dengan stabil. Sebaliknya, kemungkinan yang terjadi adalah hydroplaning sehingga laju mobil justru akan lebih cepat dan bukan tak mungkin akan hilang kendali.
3. Kurangi Kecepatan

Batas kecepatan memang dirancang agar pengendara mampu melaju secara ideal. Jika memahami batas kecepatan maka Anda akan lebih paham kondisi lalu litas dan juga visibilitas yang baik. Terlebih jalur yang ada lalui saat hujan bukanlah jalanan biasa yang ada lewati, maka ada baiknya melaju secara perlahan agar sampai selamat sampai tujuan.
4. Injak-lepas Rem

Setelah keluar dari air, injak-lepas rem secara perlahan untuk mengeringkan mesin. Injak “rem” dengan kaki kiri Anda jika Anda terbiasa dengan teknik ini. Berhenti sejenak dan pastikan kendaraan Anda tidak ada kantong plastik atau serpihan-serpihan lainnya yang terjebak dalam grille atau sirip radiator di bagian belakang.
5. Matikan Pendingin Kabin

Turning on car air conditioning system. air, car, cooling, cold,
Jika harus melalui jalan yang tergenang, matikan pendingin kabin dan turunkan jendela. Mengemudi dalam kondisi jalanan tergenang dengan AC menyala dapat mematikan mesin karena kipas elektronik akan berputar dan mengakibatkan air dapat menyiprat dan masuk ke dalam mesin. Jika mesin tidak mati, kipas elektronik akan mulai berputar dan menarik puing-puing yang mengambang di air sehingga dapat memecahkan kipas dan membuat mesin terlalu panas.

