Belum genap satu bulan kita merasakan tahun baru 2016, para penggemar Offroad Yogyakarta sudah gatel dengan event-event offroad. Setelah kemarin pada malam tahun baru mereka berkumpul sekaligus mengadakan lomba Offroad non-winching, pada 8 – 10 Januari 2016 nanti para komunitas (club-club) yang tergabung dalam WE LOVE JOGJ4X4RTA dibawah pengurusan IOF Pengda Yogyakarta akan melaksanakan event bertajuk JORC IV (JOGJ4X4RTA OFF ROAD CHALLENGE).

Event ini merupakan event lanjutan JORC III yang pernah dilaksanakan pada tahun 2014 lalu yang ternyata ratusan Offroader dari penjuru nusantara sudah banyak yang confirmasi akan kehadirannya yang rencananya pelaksanaan JORC IV kali ini akan dilaksanakan di wilayah kabupaten Kulonprogo seperti yang dikatakan Suprobo selaku ketua panitia pelaksana JORC IV.

Suprobo pun menyampaikan, disamping tantangan berlomba menaklukan medan berat kepada para offroder peserta JORC IV, event ini lebih untuk memperkenalkan potensi wisata di Daerah Istimewa umumnya dan Daerah Kabupaten Kulonprogo khususnya. Track yang sudah melalui tahap survey sejak beberapa minggu ini bakal menjanjikan pemandangan alam dan potensi wisata di sepanjang jalur track yang akan dilalui peserta offroad.
Nantinya para peserta akan berkumpul dan dilepas di alun – alun kota Wates yang nantinya peserta akan dibagi menjadi dua kelompok yang nantinya akan ada perbedaan rute Track (track A dan track B) yang secara bergantian akan melalui beberapa Kecamatan di Kabupaten Kulonprogo yang diantaranya : Wates, Pengasih, Girimulyo, Kalibawang dan berakhir di Basecamp Lapangan Kembang Nagulan Kulonprogo ujar Suprobo.

Kemudian dijelaskan juga oleh Wahyu Lamban Jatmiko Juara Nasional Offroad yang sekaligus sebagai Master Track dari event JORC IV kali ini, peserta akan disuguhi sajian Track yang menantang, Extreem, dari beberapa jalur track dan nantinya handycap yang harus dilalui benar – benar membutuhkan kerjasama tim.
Wahyu Lamban juga menambahkan bahwa dengan tingkat kesulitan yang cukup extreem itu, para peserta agar dapat memperhatikan unsur safety dari kendaraan maupun kelengkapan yang akan dibawa. Dan jangan lupa, peraturan safety dari IOF (safety golden rules) disini juga akan tetap berlaku, dan hal itu demi kenyamanan dan keamanan bersama tanpa meninggalkan unsur “FUN” dari acara ini.

“Track bakal melalui jalur perbukitan dengan udara extreem yang bakal jadi tantangan tersendiri, kemudian perbukitan kebun teh dengan pemandangan alam khas Kulonprogo, pokoknya keren deh” canda Wahyu Lamban.
Dijelaskan juga bahwa event kali ini panitia akan mempersiapkan beberapa penghargaan khusus yang akan diberikan kepada para peserta JORC IV yang memenuhi katagori penilaian panitia . Diantaranya :
- THE BEST TEAM
Diberikan kepada Tim yang dapat melewati Pos, kemudian minim menghadapi trouble, Kompak dalam kerjasama tim, Bagus dalam hal recovery dan Safety dalam perjalanan sampai dengan finish
- THE BEST RECOVERY
Diberikan Kepada tim yang dalam paling baik melakukan recovery dan tentunya sesui dengan standart recovery baik alat yang digunakan (glove, dempere, strap, hook) maupun teknik penanganannya.

- JUNGLE TEAM
Tim paling mandiri dan banyak melakukan aktivitas didalam camp/ hutan didalam trak baik
Istirahat, Memasak maupun aktivitas lain selalu didalam trak/ hutan tidak di Hotel atau dirumah penduduk.
- LADIES OF STEEL
Tim yang didalam terdapat Wanitannya baik sebagai Driver maupun sebagai Nafigator.
- MOST HELP FULL TEAM
Tim yang memiliki rasa kepedulian tinggi, Sering memberikan bantuan terhadap tim lain yang sedang mengalami masalah mendapatkan penghargaan dalam event JORC IV tahun ini.
- STRONGEST TEAM AWARD
Tim dengan permasalahan paling sedikit akan mendapatkan penghargaan juga dalam JORC IV ini.
Kemudian sebagai penutup acara akan dibagikan berbagai Doorprice menarik dari panitia dan juga Sponsor pendukung acara. Diharapkan dengan digelarnya Event JORC yang bakal rutin digelar dapat memberikan hiburan tersendiri bagi warga Masyarakat secara umum dan benar – benar dapat mengangkat potensi daerah baik wisata maupun potensi yang lain yang bisa dikembangkan dari beberapa daerah yang dijadikan tempat pelaksanaan Event JORC.

