Kevin Seymour (32) yang berawal suka memodifikasi BMW ini akhirnya kepincut untuk turun drifting. Menurutnya, BMW punya ikatan yang kuat dengan dunia drifting. Ia pun merasa tertantang karena sudah memiliki dan mengerti BMW, tapi belum pernah menjajal dunia drifting.

Di kota kediamannya, Semarang, bersama Oldy Ardhana sebagai coach Drifting-nya. Perjalanan Kevin menuju drift professional mulai terbuka yang akhirnya dia tidak sendirian melangkah menuju target mimpi dia menjadi seorang drifter professional.

Kevin memulai debut profesionalnya di Indonesia Drift Series 2025, Semarang. Di kompetisi pertama ia belum meraih podium dan terhenti di babak delapan besar. Meski begitu, hal tersebut jadi pengalaman penting. Kevin mulai memahami atmosfer kompetisi, tekanan saat battle, dan tuntutan teknis yang berbeda dari sekadar latihan.
Musim 2026, ia menargetkan tampil di seluruh seri Kejuaraan Nasional bersama dengan tim Bride.idn naungan dari Mas Eki dari Ekitoyama. Dia turun di kelas Novice dengan BMW E46 tahun 2001 miliknya, mobil ini memiliki kode mesin M54B30 berkapasitas 3.000 cc.

Dari awal seri Kejurnas 2026, Kevin selalu menduduki peringkat 1 di kelas Novice, hal ini menjadi titik balik yang sangat mengejutkan banyak orang. Bagaimana tidak, seorang drifter pemula yang baru beberapa kali mengikuti Kejuaraan Nasional sudah berhasil bertengger di puncak klasemen poin kelas. Namun begitu, dari poin juara yang sudah diperoleh, posisi 1 di tiga seri kejurnas yang sudah terselenggara ini, ia masih harus struggling mempertahankan posisi atas untuk bisa mengamankan tittle juara nasional.
Rival utamanya adalah Rizky Rafi dari tim Razaiq Motorsport. Sejak awal musim, keduanya selalu bertemu di babak final. Rivalitas ini jadi salah satu daya tarik musim ini, karena keduanya sama-sama mengandalkan BMW, Kevin dengan E46, Rafi dengan E36.![]()

Meski begitu, Kevin hanya sedikit lebih unggul, posisinya belum sepenuhnya aman, karena Rafi terus mengumpulkan poin dengan selisih yang tipis. Situasi ini membuat sisa seri terakhir jadi fase krusial. Kevin dituntut untuk tangkas, tepat, konsisten dan minim kesalahan.

Tantangan Kevin tidak hanya datang dari eksternal. Selepas Kejurnas Purwokerto, kondisi mesin pada metal bearing terjadi kerusakan, sehingga tenaga mesin tak keluar maksimal saat balapan. Dengan sisa waktu menuju Kejurnas seri 4, Kevin berencana melakukan refresh total pada mesin untuk menyelamatkan sisa beberapa seri terakhir ini.

Dengan kemenangan beruntun di awal musim, Kevin menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pembalap baru yang mencari pengalaman. Dia menargetkan merebut gelar nasional kelas Novice. Setelah itu, jalan menuju kelas Pro 2 akan terbuka.
Kisah Kevin adalah perjalanan seorang penggemar BMW yang secara bertahap mengubah hobi jadi karier kompetitif. “Semoga di round-round berikutnya kita enggak kepleset, ya.” Tutup kevin. Kalimat sederhana itu menggambarkan posisi Kevin saat ini. Ia sudah unggul di depan, tapi gelar juara nasional masih harus diperjuangkan sampai seri terakhir.

