Sentul International Sirkuit, di penghujung tahun 2015 sempat terdengar kabar yang mengejutkan bahwa MotoGP akan diselenggarakan di Sentul pada tahun 2017. Tentunya dengan melalukan penyesuaian terhadap fasilitas yang terdapat di sentul. Dengan kata lain jika Indonesia berkeinginan menjadi tuan rumah MotoGP 2017 maka Sentul harus direnovasi hingga memenuhi persyaratan sebagai sirkuit yang dapat melangsungkan event bergengsi kelas dunia.
Sempat terdengar kabar bahwa Sentul akan mulai dibongkar pada Desember 2015, tentunya pembongkaran berlangsung secara bertahap. Dengan dilakukannya pembongkaran secara bertahap, Pihak Pengelola berharap agar Event yang telah di agendakan pada 2016 masih bisa berjalan dengan beberapa fasilitas yang mulai berkurang namun tidak mengurangi fungsi dari sebuah Sirkuit.
Rio S.B. yang tahun lalu mengikuti ISSOM (Indonesian Sentul Series Of Motorsport) berpendapat bahwa Sentul membutuhkan renovasi supaya tidak tertinggal oleh Sirkuit lain yang lebih berkompeten, mengingat Sentul mulai redup setelah berjaya pada masanya sebelum krisis moneter melanda Indonesia.
“Sentul memang harus direnovasi, apalagi kita udah masuk ke event International jadi image sirkuit di Indonesia juga harus bagus, bukan asal-asalan aja. ” ungkap Emmanuelle Amandio saat di hubungi Fastnlow via telephone.
Jadi, untuk menyelenggarakn event yang berkelas Internasional sirkuit haruslah siap terlebih dahulu. Jika Sirkuit di Indonesia sudah memenuhi syarat untuk menyelenggarakan event kelas wahid, banyak kemungkinan untuk Indonesia menjadi langganan tuan rumah event kelas wahid tersebut. Mengingat Sentul juga pernah berjaya menjadi tuan rumah MotoGP tahun 1996.
Sejauh ini Sentul sama sekali belum melakukan pembongkaran terhadap fasilitas yang memerlukan peremajaan. Terdengar lirih adanya kabar bahwa Sentul gagal menjadi tuan rumah MotoGp 2017, mungkin hal ini-lah yang menyebabkan Sentul mengundur jadwal renovasi yang telah direncanakan sebelumnya.
Kurang tahu apa penyebabnya, namun yang jelas untuk menjadi tuan rumah MotoGp banyak hal dan pihak yang harus bersiap diri. Mulai dari pihak Sentul, pihak pemerintah seperti Kemenpora hingga RI 1 (Presiden), belum lagi syarat-syarat dari Dorna sebagai penguasa hak komersial atas MotoGP.
Namun masih ada kemungkinan MotoGP diselenggarakan di Indonesia jika Indonesia mampu membangun sirkuit sesuai standar yang diperlukan untuk menggelar event kelas dunia tersebut, seperti yang diucapkan oleh om Didi Hardianto pada Fastnlow yang juga ikut sibuk dalam pengurusan ini “Sementara nunggu jawaban dari Dorna, mau di Sentul atau dimananya, itu update terahir. Karena dana pemerintah gak mungkin di taruh di swasta kan..”
Yap, memang masih samar akan penyelenggaraan MotoGP di Indonesia 2017 mendatang. Namun yang pasti, menurut kalender event jadwal penyelenggaraan event balap Sentul sudah dimulai sejak Januari 2016 ini dan seluruh seri akan berakhir pada bulan Mei 2016 (setengah tahun).
Kalau dilihat dari jadwalnya, sepertinya Sentul sedang siap-siap. Yah, semoga saja segera dilakukan renovasi seperti yang sudah direncanakan meskipun di tahun 2017 Indonesia masih belum jelas statusnya menjadi atau tidak tuan rumah MotoGP. Namun apa salahnya jika Sentul direnovasi untuk memanjakan pegiat balap di dalam negerinya sendiri sebelum menjadikannya Real International Circuit.
Maju terus balap indonesia!!!

