Sudah tahun ketiga HTJRT berkiprah dalam dunia motorsport roda 4 Indonesia, berawal dari masuk sebagai tim kelas bawah pada dunia Slalom Indonesia yang masih banyak belajar. Namun setiap tahun tim yang dimiliki oleh Andhika Chandra alias H. Chandra atau alias Chandra Kenzo mengalami perkembangan yang cukup pesat ditandai dengan pada tahun 2015 lalu berhasil menelurkan beberapa pembalap muda berbakat seperti Reindy Riupassa dan Adrian Septianto.
Pada tahun 2015 HTJRT dalam kondisi tidak terlalu stabil karena Chandra jarang turun langsung dalam setiap kejuaraan Slalom karena kesibukannya sebagai kontraktor rel kereta memang cukup memakan waktu. Namun pada kuartal ke 4, Chandra kembali dengan beberapa gebrakan, yang dimana nama HTJRT tidak hanya terkenal sebagai tim slalom namun mulai dikenal dengan tim drift yang juga bermain pada event International.
Dan mulai sejak itulah Chandra menargetkan ingin membesarkan nama HTJRT hingga ke Asia Tenggara. Pada tahun 2016 inilah, dia benar-benar meng”gila” dengan mengembangkan sayap ke beberapa cabang olahraga roda empat.

Sabtu, 6 February 2016 tepatnya di Blue Grass Caffe and Resto di daerah Kuningan, Jakarta ia memplokramirkan tim balap HTJRT dengan empat cabang olahraga motorsport, Yaitu

HTJRT Slalom
yang diperkuat dengan formasi lamanya Herdiko, Mario Claudio, Eddy Sadikin, Adrian Septianto, Reindy Riupassa, Yuki, Koh Petrus dan ditambah dengan Valentino Ratulangi, Ricky Herdiana serta kembalinya sang pemilik tim Chandra Kenzo.
Tim ini nantinya memiliki target menjadi Juara Nasional Slalom yang bakal berjalan 7 seri di tahun 2016 ini. Tidak dipungkiri jadwal latihan menjadi issue terbesar dari tim ini yang memiliki pembalap banyak dan berdomisili diberbagai daerah di Jawa. Namun untuk tahun 2016 ini Arce seorang mekanik bule spesialis slalom sudah dinyatakan bergabung dalam tim HTJRT ini yang nantinya juga akan menjadi Manager dari tim yang besar di Yogyakarta.
Dan mereka pun sudah memilah dan memilih, dengan maksud nantinya pada kelas FWD akan ada tim A dan B dimana Tim A akan berisikan Valentino, Herdiko dan Adrian Septianto. Sedangkan pada tim B aka nada Eddy “Sadis” Sadikin, Mario Claudio dan Ricky Herdiana.
HTJRT Touring Car
Kemudian HTJRT pun akan turun di balap Touring Car (ISSOM) pada kelas ITCC Promotion yang issue nya akan menggunakan mobil Jazz GK5 baru dengan driver Chandra dan pembalap muda berbakat Zharfan Rahmadi.
Tidak itu saja di touring HTJRT juga akan turun pada kelas Supercar yang disana ada Wahyu Kumoro alias Mimo dengan Nissan Cefiro bermesin RB. Dan tergetnya untuk tahun ini pada cabang ini bisa memperebutkan Juara Nasional pada salah satu kelas yang mereka ikuti.

HTJRT Drift
Tim ini sudah dibentuk oleh Chandra sejak pertengahan tahun pada AMF tahun 2015 lalu, dan semakin kesini Chandra semakin serius menggarap tim ini karena ini termasuk salah satu ajang balap otomotif pertama yang dia tekuni.

Untuk tahun 2016 ini Chandra siap mengepakkan sayap di dunia drift Nasional maupun Internasional. Tim HTJRT Drift ini terdiri dari Akbar “ucok” Rais, Chandra, Fazreen “Along” Ismail (Drifter Malaysia), Zharfan Rahmadi, Reindy Riupassa dan Wahyu “Mimo” Kumoro. Nantinya juga tim ini akan mengikut sertakana drifter senior Loy Ay sebagai konsultan drift tim ini.
Target pada tahun 2016 mereka akan mengikuti segala kejuaraan drift nasional seperti Drift war pada bulan April besok dan serangkaian kejuaraan AMF (Achilles Motorsport Festival) Drift. Tidak itu saja mereka juga akan turun pada King Of Asia (KOA) yang akan diselenggarakan sebanyak 2 seri di Malaysia yang tujuannya untuk mendapat lisence menuju King Of Nation yang rencananya seri-seri tersebut akan berjalan sekitar asia tenggara termasuk Jepang.
Dan persiapan menuju event-event Internasional ini HTJRT sudah menyiapkan beberapa mobil yang dipersenjatai oleh 2JZ, 1JZ dan RB25DET yang diletakkan di Malaysia demi kemudahan akses pertempuran di sekitar asia tenggara.

HTJRT Drag Race
Nah, ini adalah satu-satunya cabang baru yang Chandra tidak ikut turun didalamnya. Cabang ini bermula karena salah satu pembalap HTJRT juga menekuni ajang ini, Rendy Riupassa yang sudah lebih dari 10 tahun menggeliat di cabang olah raga ini.
Nantinya tim ini akan turun pada kelas FFA dengan menggunakan Mitsubishi Lancer dan Botax nantinya akan ditemani oleh Mimo yang akan turun di kelas bracket 12 detik.
HTJRT terbilang cukup nekat dalam proses melebarkan sayapnya, dalam satu musim dia langsung menempati beberapa cabang olahraga motorsport. Namun dibalik itu Chandra memang bertujuan untuk menelurkan pembalap-pembalap muda berbakat dan membawa nama Indonesia di kancah Internasional.

Sukses selalu HTJRT dan jangan lupa Bahagia.

