Berhasil meraih poin tertinggi pada babak kualifiikasi Drift War yang diadakan satu hari lalu, Rio S. B kembali menjadi penguasa ketika babak tandem diadakan untuk kelas Rookie dan Pro.
Namun sebelum meraih gelar juara umum dan menjadi pemuncak kelas Pro, Rio harus menghadapi rekan satu timnya yaitu Lucky Reza. Rio yang menggunakan Nissan Cefiro bermesin 2JZ dengan mudah mampu menggungguli kendaraan Nissan Cefiro bermesin VH45 milik Lucky Reza.
Selanjutnya Rio S. B akan menghadapi pemenang dari duel antara Ikhsanutama dengan Dipo Dwiki. Persaingan antara Dipo Dwiki dengan Ikshanutama berjalan cukup menegangkan karena pada run pertama, Ikhsanutama yang berada di depan harus menghadapi gempuran dari Dipo.

Sayangnya Nissan Cefiro bermesin 2JZ milik Dipo menghantam mobil Nissan Cefiro yang menggunakan mesin RB25 saat baru memasuki run pertama. Ternyata benturan tersebut membuat long terod milik Dipo patah. Sesuai peraturan, jika mengalami kerusakan maka setiap pembalap diberikan waktu selama 5 – 7 menit untuk melakukan perbaikan.

Dengan kondisi kendaraan seperti itu, tentu sulit untuk bagi tim Dipo dalam memperbaiki sesuai waktu yang diberikan. Hasilnya Ikhsanutama pun melaju dengan mudah untuk melawan Rio S. B dalam perebutan peringkat pertama.

Di babak perebutan juara pertama, prediksi akan kemenangan Rio S. B yang menggunakan Nissan Cefiro pun jelas terlihat di antara penggemar drift. Bukan tanpa sebab, dengan tenaga mencapai sekitar 490 Hp dari mesin 2JZ GTE tentu memudahkan Rio S. B dalam memaksimalkan angle sekaligus dapat melakukan ‘door to door’ agar dapat mendapatkan nilai terbaik dari para juri.
‘One More Time’ pun terjadi setelah kedua drifter ini menyelesaikan dua run. Memang secara kasat mata, Rio S. B mampu melakukan ‘door to door’ dengan baik ketika berada di belakang Ikhsanutama yang hanya memiliki power sekitar 300Hp. Hasilnya Rio S. B pun berhasil meraih juara umum dan mengukuhkan dirinya menjadi penguasa kelas Pro.
“Sejak awal saya hanya melakukan yang terbaik untuk memperoleh hasil yang maksimal. Dan untuk juri kali ini, saya sangat puas karena ‘fair’ dalam penilaian dan sesuai dengan briefing yang mereka sampaikan pada awal Drift War,” ungkap Rio S. B.
Sedikit catatan, mobil Rio S. B baru selesai dikerjakan pada hari kamis setelah mengalami kerusakan ketika berlatih beberapa minggu yang lalu. Namun untuk menghadapi Drift War, Rio sengaja menurunkan power kendaraannya yang menurut desas desus bisa 1000 Hp++ (on Engine) agar menyesuaikan kemampuan dari semua komponen yang digunakan.
Sedangkan dalam perebutan tempat ketiga menjadi milik Lucky Reza dengan kendaraannya yang masih berfungsi dibanding milik Dipo.

