Layaknya dalam legenda Yunani, Hercules sebagai keturunan dewa Zeus yang memiliki kemampuan di atas manusia pada umumnya sehingga sangat disegani. Begitu pula dengan Hercules Slalom Team yang saat ini telah berubah nama sesuai dengan sponsor terbarunya.

Dengan sponsor baru, maka namanya menjadi Hercules Intersport Troupe Slalom Team. Tentu jika mendengar namanya, tentu pasti langsung menebak sponsor baru mereka adalah Intersport dan Troupe Brut Industry. Intersport sebenarnya sudah lebih dulu mendukung para pembalap di balapan touring – ISSOM dan kali ini ikut meramaikan dunia balap slalom Indonesia.

Sedangkan Troupe Brut Industry yang juga sering terlihat di dunia speed offroad merupakan toko apparel n service sepeda motor Meriden dan Hinckley Triumph dengan konsep ‘lifestyle’ yang berada di Jakarta. Bergabungnya Troupe Brut Industry tentu berkat kedekatan Oldy, pemilik tim slalom ini.

Informasi tentang sponsor baru dari tim yang bermarkas di Semarang ini, sebenarnya telah diperoleh tim Fastnlow dari Dika CH sesaat setelah ajang Kejurnas Slalom seri 2 di Jogjakarta.

Selain dua sponsor besar yang mendukung Hercules Intersport Troupe Slalom Team, ada hal mengejutkan lainnya. Anggana OHP dan Ananta OHP pun dipastikan akan memperkuat tim ini. Walau sebenarnya telah lama direncanakan, namun keduanya baru bisa bergabung setelah Intersport mendukung tim ini.
Kekuatan dari tim ini akan menjadi 8 pembalap sehingga dipastikan meramaikan perebutan gelar juara yang saat ini dikuasai tim papan atas seperti TTI, HTJRT dan NFT. Bahkan mereka pun telah memasang target yaitu merusak konsentrasi dan pertahanan lawan.
Mereka terdiri dari Dika CH, Ananta OHP, Anggana OHP, Oldy Ardhana dan dua pembalap lainnya akan berlaga di kelas A dan F. Sedangkan Addyek RG akan fokus di kelas A bersama Audi untuk mengejar juara kategori pemula karena sementara keduanya berada di peringkat lima besar.

Dengan dukungan sponsor baru, tim ini pun mulai menyiapkan kendaraan baru mereka yaitu Toyota Agya. Sedangkan Honda Jazz GK yang biasa digunakan akan mulai dipensiunkan karena tidak mendukung jenis soal-soal slalom tahun ini. Karakter soal slalom tahun ini lebih didominasi patah-patah sehingga Honda Jazz GE dianggap mumpuni mengatasi soal tersebut. “Udah bukan waktunya riset-risetan lagi, sekarang waktunya tempur beneran” ujar oldy saat dihubungi tim Fastnlow melalui telepon.
Yang jelas dan pasti, pada kejurnas slalom seri 3 ini tim Hercules Intersport Troupe Slalom (HITS) bakal siap bertarung pol-polan hingga seri yang tersisa dan tentunya bakal nge-Hits..

