Tangerang – 5 Agustus 2016, Jelang Indonesia Open Championship eXtreme Offroad Racing (IXOR) putaran kedua (6-7 Agustus 2016) yang akan memperebutkan piala Menpora, seluruh tim mulai menyiapkan kendaraan secara langsung di sirkuit Paramount Gading Serpong, Tangerang Selatan. Salah satunya adalah Asal Hati Senang Racing Team (AHSRT) yang menurunkan 7 pembalap andalannya.

Mereka adalah Rahman (kelas G.2.1), H. Denny Arief (kelas G.3.2), H. Gandi (kelas G.4.3) dan Felix Gonadi (kelas G.5.3). Keempat pembalap ini, selain akan mengincar gelar untuk setiap yang diikuti juga tergabung dalam perebutan poin di kelas. Sedangkan tiga pembalap lainnya yang non team yaitu Julian Johan (kelas G.5.4), Erwin M. Yoga (kelas G.4.3) dan Hendro Endo (kelas G.4.3)

Untuk persiapan, beberapa mobil mengalami refreshing pada mesinnya untuk menambahkan horse power. Sedangkan mobil lainnya pada beberapa bagian yang menjadi ‘peer’ dari kejuaraan sebelumnya. Seperti pada mobil Erwin yang bermasalah pada gardan sehingga untuk putaran ini seluruh mobil harus sehat. Namun jika banyak yang merubah rasio gear, AHSRT lebih tetap lebih memilih kembali menggunakan rasio gear 488.


Untuk tahun ini AHSRT memang sedang banyak melakukan riset sehingga berbagai hal dilakukan sehingga setiap seri pun diharapkan ada peningkatan performa pada seluruh mobil.
Terbukti pada mobil Grand Cherokee yang dikendarai oleh Julian Johan a.k.a Jeje tidak sempat menjalani ‘Shake Down’ karena baru selesai menjalani dyno dan sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi balapan. Mobil yang telah disiapkan sejak lama ternyata masih membutuhkan waktu. “Namun saya pasti akan tetap balapan walau mobil dalam keadaan belum ‘fine tune’,”ungkap Jeje.

Untuk putaran kedua dari Indonesia Open Championship eXtreme Offroad Racing (IXOR), AHSRT memiliki target untuk seluruh mobil bisa mencapai garis finish dan tentu merebut poin. “Paling tidak kami bisa mendapatkan poin bagus di seri ini agar membuka peluang dalam memperbaiki peringkat di klasemen Team,” pungkas Jeje.
Asal Hati Senang Racing Team memang pada awalnya sebuah tim yang terbentuk untuk bersenang-senang agar dapat melepaskan kepenatan dari para punggawa yang mayoritas sebagai pengusaha ini. Namun seiring waktu, AHSRT pun merasa ajang speed offroad selain tempat melepas lelah dapat juga wadah untuk berprestasi. Jadi dapat dipastikan AHSRT akan menargetkan meraih prestasi dan menyodok hingga papan atas.
Selamat Berjuang…

