Berawal sebagai tim yang ingin merasakan adrenalin untuk menghilangkan kepenatan setelah rutinitas, Asal Hati Senang Racing Team pun mulai menargetkan hasil dalam kesenangan mereka. Tidak butuh waktu lama, dalam Indonesia Open Championship eXtreme Offroad Racing (IXOR) putaran 2, AHSRT telah mendapatkan target secara bertahap.

AHSRT berhasil meraih beberapa gelar melalui pembalap mereka hingga mampu bersaing dengan tim besar hingga berada diurutan kelima dari 16 tim yang berlaga dalam IXOR putaran dua untuk kejuaraan Team. Hasil ini diperoleh dari strategi yang bagus dengan menempatkan para pembalap seperti Denny Arief/M. Ganyong, (kelas G3.2), M. Rahman/Widianu H (kelas G2.1), H. Gandi BJB/Robby BJB (kelas G4.2) dan Felix Gonadi/Jordan Johan (kelas G5.3). Mereka berhasil mengumpulkan poin dengan sebanyak 30 poin.


Denny Arief dengan navigator M. Ganyong berhasil menjadi juara kedua dalam kelas G3.2. Denny mampu mencatatkan waktu sebesar 13 menit 8, 405 detik untuk empat Special Stage yang telah dilaluinya dengan catatan waktu terbaiknya diperoleh pada SS pertama yaitu 3 menit 15, 290 detik. “Hasil ini telah menjadi target untuk tim di tahun ini, saya senang bisa memberikan poin untuk team sehingga mendapatkan peringkat lima besar,”ungkap Denny Arief.

Penyumbang poin terbesar kedua bagi Asal Hati Senang Racing Team adalah M. Rahman dengan navigator Widianu H. Menggunakan mobil Suzuki Jimny, M. Rahman berhasil meraih tempat ketiga di kelas G2.1 setelah mencatatkan waktu 14 menit 42, 739 detik. “Mencapai garis finish pada seluruh SS merupakan target tim, namun akhirnya saya bisa mendapatkan juara ketiga dan menyumbangkan poin bagi tim,”ujar M. Rahman.

Dua poin lainnya hasil dari H. Gandi BJB dengan navigator Robby BJB setelah harus puas finish diurutan keempat dari 24 offroader yang berlaga di kelas G4.2. H. Gandi berhasil mendapatkan 8 poin yang diberikan pada tim AHSRT.Sedangkan Felix Gonadi dan Jordan Johan yang mengendarai mobil Jeep Cherokee juga ikut dalam membantu pengumpulan poin dengan meraih podium kelima pada kelas G5.3.

Selain empat pembalap andalan dari Asal Hati Senang Racing Team tersebut, Julian Johan bersama Deddy Indra yang akhirnya menggeber habis-habisan mobilnya untuk pertama kali. Hasilnya Julian Johan berhasil berada diurutan ke delapan pada kelas G5.4 dan peringkat 10 untuk hasil overall dengan waktu total 12 menit 11, 324 detik. yang mengantarkan masuk ke babak ‘Champ of the Champ’. Babak yang terdiri dari dua SS atau lebih akrab SS 5 & SS 6 dengan hanya 20 pembalap peraih waktu tercepat dari seluruh kelas.

Sayang pada dua SS tambahan, Julian Johan gagal mengulang catatan waktu di SS 4 maupun 5 pada SS terakhir dan harus puas diurutan 11. “Catatan waktu pada SS 6 sangat menurun yang diakibatkan ban terlepas dari velg kanan belakang karena ‘over shoot’ setelah menabrak berm jadi harus memperlambat laju mobil agar tetap bisa finish,”ungkap Julian Johan.

Sedangkan dua pembalap dari AHSRT gagal mendapatkan hasil terbaik karena kendaraan mereka mengalami kendala. Erwin M. Yoga/Okke Baghia yang turun di kelas G4.3 harus puas hanya menyelesaikan 2 SS karena mesin Jeep Cherokee jebol. Begitu pula yang dialami Hendro Endo/Wendy GR, saat menjalani SS 3 as kopelnya patah dan bagian casing trasmisi ada yang retak. Hasilnya Hendro Endo tidak bisa melanjutkan SS berikutnya.

Hasil yang diraih oleh Asal Hati Senang Racing Team sangat memuaskan pada Indonesia Open Championship eXtreme Offroad Racing (IXOR) 2016. Strategi dalam pemilihan pembalap yang menjadi wakil dalam kejuaraan Team telah berbuah. Manis. Seluruh pembalap telah membuktikan dengan fight secara maksimal.

“Berhasil masuk lima besar untuk tim sangat tidak diduga, tapi ini berkat kerja keras seluruh tim hingga mekanik. Untuk selanjutnya tentu ingin mempertahankan peringkat dan bahkan akan fight agar meningkatkan hasil lebih baik,” tutur Julian Johan.

Untuk menghadapi kejuaraan selanjutnya, AHSRT memastikan untuk seluruh mobil dalam kondisi sehat sehingga bisa finish. Seluruh mobil akan dipastikan dalam kondisi 100% agar semua pembalap dapat fight lebih baik lagi.

