Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga. BSI Kejurnas Drift seri 2 yang diadakan dilapangan parkir barat Pekan Raya Jakarta (PRJ) ini sudah ramai dengan suara mobil-mobil drift menderu-deru.
Cuaca saat mendukung saya untuk bisa berfoto-foto sampai ke tengah track. Mendung yang menggelayuti daerah PRJ ini setidaknya tidak membuat kulit terbakar seperti hari-hari sebelumnya.
Langsung ke arena balap. Demas Agil telah berhasil mengalahkan Dipo Dwiki di 32 besar dan langsung berhadapan dengan rekan satu sponsornya Rio Saputro.
Gardan yang jebol kemarin sudah tidak menjadi penghalang untuk melakukan drifting semaksimal mungkin.
Persaingan sengit terjadi antara Demas dan Rio, sampai juri pun menyatakan “one more time” yaitu race ulang yang dikarenakan poin yang didapat diantara keduanya sama atau draw.
Sampai dimana saat Demas keluar dari lintasan 360 drajat, mobil menyentuh salah satu cone, yang berarti sangat mengurangi poin penjurian. Yang akhirnya perjuangan Demas harus berhenti di 16 besar.
Kemudian di kelas Rookie Adityo Widiutomo yang sempat mengalami masalah pada AS roda saat bertanding di kelas All In (drifter pro dan rookie jadi satu) berhasil masuk ke empat besar.
Di empat besar Adit bertanding melawan Herdiko untuk memperebutkan peringkat tiga besar. Setelah berusaha keras ternyata juri menyatakan Herdiko memperoleh poin lebih tinggi dan berhak untuk melawan Muhammad Irdam dari Bandung untuk memperbutkan podium juara utama.
Masih ada kesempatan satu kali lagi bagi Adit untuk mendapatkan podium ke tiga yaitu melawan Ahmad Fadillah Alam yang sebelumnya juga kalah melawan Muhammad Irdam. Tapi sayangnya keberuntungan belum berpihak kepada Adit. Hasil akhir yang diberikan juri membuat Ahmad Fadillah menjadi juara ke tiga.
Masih di kelas Rookie saat Herdiko melawan Muhammad Irdam untuk memperebutkan juara utama kelas Rookie, Herdiko tampak terlalu bersemangat dan mengakibatkan mobil tidak bisa dikontrol hingga menabrak beton pembatas.
Mobil Herdiko hancur di bagian kiri, AS depan patah sehingga tidak mungkin lagi melanjutkan pertandingan. Herdiko harus puas di posisi ke dua dan Muhammad Irdam dengan Cefiro nya.
Di kelas All In persaingan tidak kalah seru. Dengan power mesin yang lebih besar dan driver yang berpengalaman mereka dapat mengendalikan mobil dengan cantik.
Tapi sayang, Rio Saputro yang diharapkan dapat menjuarai kejurnas seri dua ini tidak dapat meneruskan pertandingan setelah terjadi over slide ditempat yang sama dengan Herdiko. Mobil Rio yang membentur dinding pembatas mengalami kerusakan pada bember belakang saat tandem bersama Rayhan Ally (Rookie) memperebutkan posisi ke tiga. Otomatis juri tidak dapat memberi nilai sempurna untuk kali ini.
Seru bukan? Dalam Kejurnas Drift kali ini banyak kejutan-kejutan yang menarik. Mulai dari perubahan lintasan hingga para pemenang yang sama sekali tidak diduga.
Terbukti bahwa banyak sekali drifter Indonesia yang berbakat dan berpotensi masuk dalam ajang drift Internasional.
Nantikan Jejurnas Drift seri berikutnya bulan Oktober 2013
Ayo Indonesia!! Dukung terus Drift Indonesia hingga ke kancah Internasional.
Berikut hasil pemenang BSI Kejurnas Drift Seri Kedua.
Best Qualified : Rhenadi Arinton
Drift Star : Ajie Priambodo Buntoro
Ricko Nugraha
Ronny Handayana
Rookie : Muhammad Irdam
Herdiko
Ahmad Fadilah Ahmad
Pro : Regi Fiandisa
Mahaputra Wibowo
Rayhan Ally
































