Mengawali kualifikasi dengan baik, M Farhan drifter yang berada di bawah bendera KUJA Motorsport GT Radial Evalube Helios optimis penuhi targetnya pada ajang Pertamax Motorsport Drifting Championship yang berlangsung pada 2-3 Desember 2016. Dengan menggunakan area parkir daripada Sirkuit Internasional Sentul yang berada di Bogor – Jawa Barat, memang menjadi momok tersendiri bagi drifter yang mengikuti ajang tersebut dikarenakan aspal yang kasar, namun hal tersebut dapat teratasi oleh M Farhan dengan ban GT Radial yang terkenal dengan durabilitasnya yang tinggi.
Farhan yang mengawali kualifikasi dengan baik memperoleh peringkat ke tiga saat kualifikasi setelah peringkat pertama di tempati oleh Rio SB dan ke dua oleh Amandio, dengan hal tersebut Farhan dapat melaju ke babak 32 besar. Tanpa membuang banyak kesempatan, Farhan yang pada babak 32 besar harus bertarung sendiri karena bay dapat menyelesaikannya dengan rapih.
Masuk ke babak 16 besar dimana Farhan berhadapan dengan Chandra Kenzo (HTJRT) mengawali lead dengan pede. Namun sayang, masuk tikungan terakhir Farhan tertabrak oleh Chandra yang pada saat itu Farhan masih tampil dengan cukup agresif. Bukan tanpa halangan, pasca ditabraknya Farhan oleh Chandra yang membuat velg bengkok dan juga kerusakan di bagian kaki-kaki sebelah kanan hingga akhrinya Farhan dapat lolos ke babak berikutnya meski sempat meminta waktu untuk perbaikan disaat sebelum run ke dua yang dilakononya dengan setengah mati karena kondisi mobil yang belum kembali seperti semula.
Berkat kerja keras dari tim mekanik setelah tragedi Farhan di 16 besar, mobil mengalami peningkatan di babak 8 besar. Meski mobil belum kembali seperti semula, Farhan merasakan perubahan yang cukup signifikan hingga dapat melewati babak 8 besar yang harus dihadapinya dengan Dika CH. Dan kembali Farhan berhasil mengasapi Dika yang juga memberikan persaingan ketat kepada Farhan.
Masuk di babak 4 besar, Farhan kembali tampil dengan pede yang didongkrak dengan performa mobilnya yang mulai ‘enak lagi’ harus berhadapan dengan Amandio. Farhan yang memang menanti akan pertarungannya dengan Amandio, Fsrhan tampil sangat agresif hingga sempat menabrak Amandio yang menyebabkan bemper depan Farhan masuk kolong mobil.
Farhan juga sempat melintir karena ban depan sebelah kanan yang tidak dapat berfungsi dengan sebagaimana mestinya, namun secara keseluruhan Farhan masih dapat bersaing baik dengan Amandio yang jam terbangnya sudah mencapai kelas Internasional.
Dengan jumlah poin yang mumpuni, Farhan berhak memasuki babak semi final yang harus berhadapan dengan Aziz. Pertarungan Farhan dengan Aziz rupanya cukup menyita perthatian penonton, ketatnya persaingan serta tipisnya poin antar keduanya mengakibatkan juri meminta one more time (OMT) yang berarti mereka harus melakukan run kembali untuk memperebutkan juara 3. Farhan dapat melewati run 1 dengan baik namun pada run 2 Farhan harus mengakui keunggulan daripada Aziz pada kali ini.
Meski Farhan gagal mengulang podium seperti pada event sebelumnya, namun Farhan sangat bersyukur, berkat dukungan keluarga, GT Radial, dan Evalube Helios yang telah mengantarkan Farhan hingga saat ini. Tidak lupa juga Rio SB yang telah membimbingnya hingga dapat memberikan penampilan terbaiknya di ajang Pertamax Motorsport Drifting Championship 2016.

“Tunggu saja mas, di event berikutnya bakal lebih gas pool. Hehehe ” Pungkasnya.

