Mungkin nama Bebeb Racing Team (BRT) belum sebesar tim yang lebih dulu lahir di dunia balap. Namun tokoh dibalik dari berdirinya BRT sebenarnya telah cukup dikenal di motorsports Indonesia, mereka adalah Dedy Riyadi dan Eko Yudhayanto. Dedy Riyadi merupakan salah satu mentor dari Valentino Ratulangi saat pertama kali mengenal balap Slalom.
Nama Bebeb sendiri sengaja diambil untuk mengungkapkan rasa kasih sayang pada orang tersayang. “Bebeb pasti kita gunakan untuk orang yang disayangi, jadi unsur kekeluargaan sangat kenatal di tim ini dengan unsur prestasi tetap diutamakan,” ungkap Dedy Riyadi.
Saat ditanyakan tentang awal terbentuknya tim, Dedy pun mulai menceritakan awal berdirinya BRT.” Sebenarnya terbentuk dari sistem kekeluargaan, dan biasanya balapan akan berlangsung di akhir pekan sehingga bisa sekaligus mengajak keluarga untuk refreshing. Terlebih lokasi yang digunakan dalam balapan, biasanya ada di luar kota.”
Tim yang baru berdiri pada 2014 sengaja memilih slalom sebagai balapan yang diikuti karena ada unsur ‘Safety and Defensive Driving’. Hal ini sesuai dengan unsur keselamatan yang sangat dijunjung oleh BRT. Untuk tahun ini, BRT memastikan tidak akan absen pada kejurnas Gymkhana maupun ajang buatan Intersport.
BRT pun terdiri dari Dedy Riyadi (Seeded B), Eko Yudhayanto (pemula), Rinda Kristiana Herawati (pemula & Wanita) dan Valentino Ratulangi (Seeded A). Khusus Valentino merupakan peslalom yang baru direkrut oleh ‘Bebeb Racing Team’ mulai musim balap tahun ini. “Valentino merupakan bagian keluarga bagi kami, bahkan sudah kenal dengan keluarganya sejak lama. Namun prestasi tetap jadi target utama,”
Sementara urusan mobil, BRT memberikan kekeluasan untuk Valentino dalam memodifikasi hingga meraih gelar juara nasional. Valentino tentu akan mendapat dukungan penuh dari Ronal Meyer yang juga telah masuk sebagai keluarga di BRT sejak awal berdirinya. Dan Menjadi juara menjadi target bagi BRT di tahun ini.
BRT :
Pembalap:
– Dedy Riyadi
– Eko Yudhayanto
– Rinda Kristiana Herawati
– Valentino Ratulangi
Manager: Ahmad Tofan Efendi
Mekanik: Ronal Meyer

