Setelah mengadakan scrut untuk kendaraan 4×4 yang akan mengikuti Meratus Expedition 2017, kali ini giliran para kendaraan milik peserta dari daerah Kalimantan maupun mereka yang belum melalui proses uji kemampuan sebelum masuk dalam ganasnya lintasan di pegunungan Meratus.

Selain kendaraan milik peserta dari Kalimantan, juga terlihat mobil offroad yang akan digunakan oleh peserta dari Brunei Darusalam dan Malaysia. Seluruh kendaraan tersebut tentu harus lulus scut. Tanpa terkecuali.
Meratus Expedition 2017 sebagai ajang kedua memang menjanjikan tantang yang lebih ekstrim dari event sebelumnya. Hal ini membuat penyelengara tidak akan meloloskan kendaraan yang gagal lolos ditahap scrut. Hasilnya beberapa kendaraan tidak berhasil melalui scut, tapi pihak penyelenggara memberikan waktu tenggang hingga esok hari atau minimal H -1.

Ajang Meratus Expedition (MEX), sebuah ekspedisi off road yang di bawah naungan Komunitas IOX Adventure Club dan bekerjasama dengan Indonesia UTV Club akan menyusuri trek ‘bejat’ sehingga kendaraan yang tidak layak akan merepotkan peserta sendiri. Apalagi jika sudah masuk trek akan sulit putar balik, begitu pula jika harus ‘melipir’ hindari beragam kesulitan. Dan karakter single trek tentu akan menyulitkan peserta dibelakangnya saat mobil bermasalah.
Jadi memang tugas berat penyelenggara agar memastikan seluruh mobil peserta tangguh dalan mengikuti Meratus Expedition 2017.

