Rasanya tidak lengkap jika komunitas berwisata ke tempat yang memiliki tantangan. Begitu pula yang dilakukan oleh komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Banten bersama Bedhoel Rongod Divison. keduanya menjajal tantangan di desa Cipancar, Kec Cimarga – kab Lebak, Banten.
Selama dua hari (14 – 15 April 2017), beragam obstacle dilalui. “Handicap cukup bagus dan bervariasi seperti trek berkarakter ‘V’, sungai kecil, lumpur hingga akar pohon yang licin saat dilintasi.” tutur Ayung Dexter.
Hujan yang turun pada malam hari ketika memulai perjalanan, membuat rombongan ini terpaksa harus bermalam di pinggir sungai. Hujan ini makin membuat medan menjadi tambah licin. Tiga sungai kecil dan hutan pohon Jati dengan akar yang melintang membuat sensai tantangan semakin berasa. “Licinnya akar membuat saya sempat tergelincir hingga mobil harus rela mencium salah satu pohon,” ungkap Ayung Dexter.
Alat komunikasi seperti HT dan Rig mobil menjadi bagian terpenting perjalanan ini. Apalahgi ketika melintasi medan berlumpur yang cipratan dari traksi ban membuat kaca tertutupi. Navigator menjadi mata bagi driver agar bisa melalui medan ini. Begitu pula saat melalui tanjakan dan turunan curam yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan kerjasama.
Rencananya kegiatan ini akan selalu rutin diadakan oleh SKIn Banten dan Bedhoel Rongod division dengan tambahan kegiatan bakti sosial di desa – desa sekitar jalur yang dilalui. Harapannya tentu tidak hanya penggemar 4×4 sekitar Banten saja yang bergabung.
Bonus foto:


