Connect with us

Headline

ETCC 2017 putaran 2 Makin Memanas

Sentul, 30 April 2017 – Apapun memang dapat terjadi dalam balapan, faktor cuaca, persiapan hingga dukungan ‘Dewi Fortuna’ bisa dikatakan mempengaruhi hasil balapan, seperti yang terlihat dalam European Touring Car Championship (ETCC) putaran kedua yang berlangsung dalam Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM).Ajang ETCC yang dikhususkan untuk mobil – mobil buatan Eropa ini terbagi dalam kategori ETCC 2000cc dan ETCC 3000cc. Untuk putaran kedua, banyak kejutan terjadi dalam kedua kategori tersebut. Bahkan gelar juara pun berhasil dikuasai oleh pembalap yang tidak terduga sebelumnya jika melihat dari hasil kualifikasi pada satu hari sebelumnya.

“Pada ajang balap ETCC 2017 putaran 2 memilki kemajuan besar dari animo peserta di kelas novice. Semoga pada tahun mendatang semakin banyak peserta pada ajang ini. Persaingan cukup ketat pada putaran kali ini, semua diluar dugaan. Inilah balap, apapun bisa terjadi dalam perebutan gelar juara.” ungkap Titus Wahyudi – salah satu founder balap ETCC.

Hal senada pun diungkapkan oleh Lola Moenek sebagai General Manager Sentul International Circuit tentang banyaknya pendatang baru dalam balap ETCC ini.”Saya sangat senang sekali, ‘Welcome to Sentul International Circuit’. Alhamdulillah banyak pembalap yang menyadari akan komitmen dalam menyelenggarakan ISSOM. Buktinya ada pembalap dari kategori drifting, offroad dan gokart.” Hal terbukti dengan gelar juara di kelas ETCC 2000cc berhasil direbut oleh Radityo Mahendra Hutomo yang pada kualifikasi berada di bawah Aldio Oekon (Pertamax Motorsport Team). Radityo yang menggunakan BMW E36 Coupe berhasil memanfaatkan kesempatan dan meraih gelar juara 24 menit 52, 910 detik untuk 12 lap. Sementara Aldio Oekon harus puas berada diurutan kedua setelah mencatatkan waktu lebih lambat 05, 099 detik dari waktu Radityo. Dan podium ketiga menjadi milik Ahmad Fadillah (Jakarta Ban Motosport). Kemenangan Radityo tentu membuat persaingan akan semakin sengit pada putaran selanjutnya.

Pada ETCC 3000cc, Benny Santoso berhasil menggulingkan dominasi dari Ahmad Fadillah (Jakarta Ban Motorsport) yang biasa menjadi penguasa podium juara. Bahkan Ahmad Fadillah harus tergusur hingga urutan keempat. Posma Pangabean (Privat Auto Garage) dan Rudy SL (Jakarta Ban Motorsport) menjadi juara kedua dan ketiga di ETCC 3000cc.

Hasil ini tentu membuat poin klasemen dari ETCC 2000cc maupun ETCC 3000cc belum dapat diketahui siapa penguasanya hingga akhir musim balap 2017.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect