Beragam strategi tentu telah disiapkan tim untuk meraih kemenangan dalam kejuaraan nasional drifting putaran pertama untuk mengumpulkan poin agar menjadi juara nasional pada akhir musim balap. Intersport Drift Team pun yang mengikuti ajang Pertamax Motorsport Championship 2017 IIMS Super Drift juga tidak ingin kehilangan kesempatan dengan menerapkan strategi jitu.
Dengan terdiri tiga pembalap drifting nasional seperti Emmanuelle Adwitya Amandio, Dika CH dan Adi Indiarto. Mereka menerapkan strategi awal agar berhasil lolos dari babak QTT atau kualifikasi yang berlangsung pada hari pertama (6 Mei 2017).
“Kita tahu power mobil dibawah rata – rata dari para pesaing dengan selisih mencapai 100 hp. Cara mengatasinya, kita mencari kelebihan dari traksi, torsi hingga settingan yang maksimal agar mampu bersaing dalam babak tandem.” Ungkap Amandio.
Tantangan yang paling dirasakan oleh pembalap Intersport Drift Team adalah karakter dari mesin 4 silinder. “Handling untuk menggunakan mesin 4 silinder harus lebih agresif dari penggunaan meain 6 silinder. Empat silinder ada momentum ‘leg’ yang harus lebih agresif dalam mengemudinya.” Terang Amandio.
Urusan tekanan udara pada ban menjadi konsentrasi yang tidak pernah luput. Terlebih dengan cuaca yang sangat mungkin berubah – ubah sehingga catatan pengaturan tekanan selalu diperhatikan oleh seluruh tim Intersport Drift Team.
Pastinya dengan persaingan di ajang Pertamax Motorsport Championship 2017 IIMS Super Drift yang makin ‘kece’ membuat para pembalap akan berusaha lebih agresif hingga mampu ‘menekan’ para pesaingnya pada babak tandem.

