Sebagai kategori balap touring yang baru lahir, Japan Super Touring Car Championship (JSTC) tentu memiliki daya tarik tersendiri. Buktinya Drifter Nasional ikut dalam JSTC, mereka adalah Emmanuel Amandio (ABM Motorsport) menjajal kemampuan mobil Nissan SR 20 DET maupun Akbar Rais (HGMP Racing Team) yang menggunakan Subaru BRZ.
“Awalnya penasaran dengan lintasan dan ingin uji kemampuan dari mobil yang biasa untuk drifting. Jujur aja, tidak ada ubahan berarti pada kaki – kaki jadi masih menggunakan setingan untuk drifting. Kita masih harus research lagi agar bisa tampil maksimal, rencananya untuk seri selanjutnya akan ajang Danny Ferdito dan juga menggunakan mobil Drifting. Semoga waktunya cukup untuk persiapan mobil, ” ungkap Akbar Rais yang menggeber BRZ bermesin 2JZ ini.
Memang tidak bisa dipungkiri, JSTC yang mengkhususkan balapan dengan mobil – mobil buatan Jepang mampu memberikan warna lain dari balap touring sebelumnya. “Balapan kali ini tentu lebih menarik, hasilnya jumlah peserta meningkat dari seri sebelumnya. ‘Street Race’ memiliki daya pikat tersendiri, bahkan saya sebenarnya juga ingin ikut balapan juga.” ungkap Ferry Yanto Ongkiriwang – sang pencetus dari JSTC. 
Di balapan JSTC yang terbagi dalam beberapa kelas, Umar Abdullah (BJB Delta Garage) menjadi penguasa untuk kelas 1A (Non Force Induction (0 – 1600cc). Kelas 2B (Force Induction (1600 – 2000cc) dikuasai oleh Luckas Dwinanda (Gazpoll Racing Team. Dan Akbar Rais menjadi jawara di kelas 3 (Force Induction (2100 – up).
Sementara pembalap tercepat di JSTC adalah M. Herdy F yang mengusung bendera B16 AP Speed Turun menggunakan mobil Honda Estilo EG6 di kelas 1B (Non Force Induction (1600-2000cc) dengan waktu terbaik 1 menit 45,445 detik (3 kilometer) dan 23 menit 41,067 detik untuk 10 lap.


