Menyetir selama 25 jam kini bukan jadi hal yang mustahil. Setidaknya begitulah yang dialami oleh para pembalap dalam ajang 25 Hours of Thunderhill. Bertempat di sirkuit Thunderhill, California, balapan ekstrem ini mengangkat bendera startnya pada hari Sabtu, 7 Desember 2013 pukul 11.00 a.m waktu setempat yang lalu dan berakhir pada hari Minggu, 8 Desember 2013 pukul 12.00 a.m.
Bukan Balapan Biasa
Menyetir selama 25 jam saja sudah tampak melelahkan, bagaimana dengan balapan selama 25 jam? Tak hanya pembalapnya yang harus memiliki daya tahan tubuh yang tinggi, tapi juga kendaraannya. Performa kendaraan harus baik dan aman. Kru harus bisa menjaga kendaraan dan mempersiapkan kendaraan sehingga selama dua puluh lima jam kedepan, kendaraan selalu dalam keadaan yang prima.
Dalam peraturannya, diatur secara mendetail mengenai pengendara hingga kendaraan yang digunakan. Semua pembalap yang ikut harus memiliki lisensi khusus dari NASA atau National Autosport Association yang berlokasi di Amerika. Setiap tim minimal harus memiliki dua pembalap. Kendaraan juga harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pihak NASA termasuk juga mengenai bahan bakar dan ban yang ikut menjadi perhatian khusus pihak penyelenggara.
Ada beberapa kelas yang dilombakan. Kelas tersebut dibagi berdasarkan ketahanan (endurance) dari kendaraan yang digunakan. Kelas yang dilombakan adalah kelas E0, E1, E2, E3, ES, dan ESR. Pada kelas E0-E3, tidak ada batas jumlah berapa kali kendaraan mengunjungi pitstop namun hanya diperbolehkan mengganti satu ban tiap pitstop dan mengisi bahan bakar dengan kapasitas tertentu tergantung waktu balapnya. Sedangkan kelas ES dan ESR tidak dibatasi mengenai pengisian bahan bakarnya. Segala hal mengenai balapan ini dapat diakses dari http://www.nasa25hour.com/ sebagai situs resmi penyelenggaran acara ini.

Menempuh Jarak Hingga 1.819 Mil
Sirkuit Thunderhill memiliki panjang lintasan 4,83 km dan terletak di 11 kilometer barat Willows, California. Sirkuit ini menjadi saksi dalam autorace paling lama di Amerika. Tahun ini, 57 mobil mengikuti ajang 25 Hours of Thunderhill dan tersebar dalam enam kelas.
Setelah menjajal lintasan selama 25 jam, akhirnya dalam kategori ES, Rotek Racing Audi TT RS menjadi juara pertama setelah berhasil melalui 705 lap yang artinya telah melaju sebanyak 1.819 mil. Kelima pengemudi d The Rotek Audi TT RS, yaitu, Robb Holland, Kevin Gleason, Jeff Altenburg, Roland Pritzker and Rob Huff, memang menjadi andalan. Sedangkan kategori ERS dimenangkan oleh tim Radical West Racing Radical yang bernomor 38.
Untuk kelas E0, balapan dimenangkan oleh tim nomor 18 yaitu Luxury Don’t Crash Racing Mustang. Pemenang kelas E1 adalah tim Team Honda Research West Acura. Untuk kelas E2, yang berhasil menduduki peringkat satu adalah tim Sector Purple Racing Mazda Miata. Sedangkan dalam kelas E3, tim yang berhasil meraih finish line pertama adalah tim nomor 23 yaitu RJ Racing.
Dari 57 mobil yang ikut balapan, hanya 40 mobil yang berhasil menyelesaikan balapan dan melewati garis finish. Sedangkan putaran tercepat dilakukan oleh Al Unser Jr. dalam tim nomor 52 yaitu JFC Racing Wolf dengan waktu tempuh 1:37.789.
Pemenang dalam balapan ini sungguh luar biasa. Bertahan 25 jam di sirkuit Thunderhill amatlah menantang baik bagi pengemudi maupun tim teknisnya. Butuh begitu banyak persiapan matang demi mengikuti ajang balap yang sangat ekstrem ini.
Source
www.nasa25hour.com
www.motorsport.com
www.kunibmwblog.com



