Connect with us

Race Car

Kecanggihan Mobil H. Syamsudin Buatan Race Proven Motorsport part 1

Seperti yang telah diulas pada artikel sebelumnya mengenai mobil balap milik H. Syamsudin racikan Race Proven Motorsport (RPM) Amerika Serikat yang berjudul 500-HP AWD Buggy Race Proven Motorsport (RPM) maka di artikel ini akan dipaparkan berbagai perangkat yang diaplikasikan pada kendaraaan ini.

Bagian pertama dari dua tulisan ini akan mengulas mengenai body dan interior, suspensi dan steering, disc brake dan rotor serta diffrential depan dan axle. Berikut penjelasannya:

 

Body & Interior :

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h--201310300813483394

Body merupakan 1-Piece Fiberglass yang kuat dan ringan. Dikarenakan posisi mesin yang berada di tengah kendaraaan (Mid-Engine), maka tidak diperlukan bagian yang terpisah yang dapat dibuka pada bagian depan kendaraan ini.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000228-3779

Dengan fender depan dan belakang yang dibuat dengan lekukan yang mengikuti kontur main ban saat suspensi tertekan penuh, serta fender yang lebih keluar dari kabin utama, maka body ini secara keseluruhan terlihat sangat menarik.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000229-3153

Interiornya terlihat sederhana dan praktis. Terdapat 2 buah bangku balap (bucket seat) beserta seat-belt pasangannya serta beberapa perlengkapan keamanan seperti electrical cut-off switch. Intercom Switch, 5 tombol switch electronic yang menghidupkan dan mematikan beberapa peralatan elektronik yang diletakan diantara pengemudi dengan navigator.

Pada dashboard di depan pengemudi, terpasang Digital Data Display yang tersambung ke ECU (Engine Control Unit) yang dapat menampilkan berbagai parameter untuk memantau mesin kendaraan. Informasi yang dikirimkan oleh ECU dan ditampilkan pada Data Display ini mampu direkam dengan berbagai parameter tersebut, dan ditampilkan kembali pada layar komputer sehingga berbagai parameter kendaraaan tersebut selama balap berlangsung dapat dilihat dan di analisa.

Disamping Data Display terpasang tombol BRAKE-BIAS Adjuster, yang mampu mengatur pembagian tekanan minyak rem dari master cylinder yang membagi tekanan ke rem depan dan rem belakang. Pembalap dapat menyesuaikan pembagian tekanan rem ini sesuai dengan karakter mengemudi dan juga sesuai kondisi lintasan.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000230-6378

Pedalnya sendiri hanya ada pedal gas dan pedal rem, tanpa adanya pedal kopling karena kendaraan ini menggunakan transmisi automatic dengan 2 kecepatan. Penggunaan transmisi automatic ini terlihat sangat pas dengan tenaga mesin, sehingga kendaraan ini dapat melaju dengan kencang di lintasan dengan hanya menggunakan 2 gigi maju tanpa sang pembalap direpotkan dengan urusan menginjak kopling dan melakukan pengoperan gigi transmisi. Raungan mesin yang berada dikisaran 9000-12000 RPM terdengar melengking tinggi mendorong kendaraan ini maju dengan cepat.

Pembalap pun terlihat lebih santai dan fokus dalam melesat maju dan melakukan titik pengereman, karena transmisi akan berpindah turun dengan sendirinya sehingga konsentrasi di tikungan akan semakin baik.

Suspensi & Steering :
A-ARM (Double Wishbone) depan dipadukan dengan KingShocks Coil Over Shocks yang menggunakan Dual Spring Rate dan berpasangan dengan KingShocks Tripple Bypass Shocks yang dapat mengatur 2 posisi peredaman saat compression, serta 1 posisi peredaman saat rebound. Suspensi ini dipasang di tengah arm roda dengan sudut kemiringan (angle) sehingga mampu memberikan jarak main suspensi (Suspension Cycle) sebanyak 18-inch.

Bagian atas shocks ini terpasang langsung ke chassis, sedangkan bagian bawahnya bertumpu pada A-Arm bagian bawah yang sudah diperkuat khusus untuk menahan beban dan tekanan yang diberikan oleh pegangan suspensi bagian bawah ini saat suspensi sedang bermain.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000231-8602

Sekedar perbandingan, rata-rata jarak main suspensi kendaraan speed offroad pada umumnya masih berkisar di 14-inch.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000230-4171

A-Arm bagian depan dirancang mendekati bagian tengah chassis, yang kerap disebut dengan sistem “Center Mounted A-Arm”, tepat dibawah rack-pinion ProAm yang tetap menggunakan power steering untuk memberikan sudut main suspensi yang harmonis dengan kemudi roda depan. Sehingga saat kendaraan ini melintas dijalan yang bergelombang, maka efek roda naik turun ini tidak akan memberikan effek tarik-menarik antara roda kiri dengan roda kanan karena perbedaaan sudut yang biasanya mengakibatkan setir menjadi selalu bergoyang dan membutuhkan koreksi terus menerus.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000231-7352

Panjang A-Arm bagian atas lebih pendek daripada panjang A-Arm bagian bawah, dan lazin disebut sebagai Unequal Lenght A-Arm suspension. Keuntungan un-equal lenght A-Arm ini adalah dapat memberikan atau mengurangi sudut roda kendaraan (camber) saat suspensi bermain atau saat kendaraan mengalami body roll / chassis roll saat memasuki tikungan.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000231-4980

Pada A-Arm bagian bawah menggunakan solid mounting di bagian chassis, dan Spherical Uni-Ball yang dipasang secara vertikal pada bagian Spindle roda. Dikarenakan kebutuhan jarak main suspensi yang cukup besar sebanyak 18-inch, maka pemasangan Spehrical Uni-Ball secara Vertikal adalah satu keharusan, karena dengan cara pemasangan vertikal akan memberikan toleransi naik turun yang tidak terhingga. Namun kekurangan dari pemasangan vertikal adalah sudut belok roda depan yang kecil.

Disc Brake & Rotor :


kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000230-4017

Rem depan menggunakan ProAm Racing Products (ProAm 6-Piston Brake Calipers dan ProAm Disc Rotor). ProAM Brake Calipers memang sudah cukup dikenal di ajang Offroad Racing dan memiliki spesifikasi yang cukup baik :

  • Dibuat dari bahan 7000 series billet aluminum
  • Menggunakan brake-pads ukuran lebar 6″
  • Stainless steel pistons untuk mempercepat pelepasan panas
  • Internal cross drilled fluid transfer path
  • Menggunakan 6 piston untuk cengkaraman yang lebih kuat

Sedangkan piringan Disk Rotor / Hub nya menggunakan ukuran diameter 14″.

Uniknya, Brake Calipers dan Disc Rotor/Hub untuk roda depan dan belakang ini menggunakan ukuran yang sama, dengan alasan untuk memudahkan maintenance di lapangan, sehingga tidak perlu membawa spare-parts yang berbeda-beda.

Differential Depan & Axle :

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000230-9496

Casing differential depannya menggunakan design khusus yang dibuat oleh Armada Engineering dan dikerjakan oleh Weismann (TRACTION PRODUCTS, INC./WEISMANN MARINE, LLC.) yang memang telah dikenal dengan produk transmisi dan differentialnya yang sangat tangguh dan kerap dipakai oleh para juara di ajang Off-Road Racing dan juga ajang On-Road Racing.

Weismann membuat differential ini dengan menggunakan konsep limited slip pada bagian depan dan belakang dengan reverse gear dikarenakan putaran drive-shaft yang terbalik karena pemasangan mesin di tengah kendaraan yang menghadap ke belakang. Rayce Muchmore tidak memberikan informasi spesifik mengenai kombinasi internal gear, gearing ratio serta limited slip yang dipasang didalamnya.

kecanggihan-mobil-balap-armada-engineering-full-tubular-milik-h-syamsudin-indonesia-utv-club-jhonlin-racing-team-20131030000230-8691

Custom Differential ini cukup tipis, sehingga jarak antara output shaft kanan dan output shaft kiri di differential saling berdekatan. Hal ini memungkinkan pemasangan center-mounted A-Arm dan pemasangan A-Arm yang lebih lebar, serta penggunaan Output Shaft yang lebih panjang. Dengan menggunakan Output Shaft yang lebih panjang, maka sudut main pada differential dan hub roda akan semakin kecil sehingga memungkinkan jaran naik-turun suspensi yang lebih banyak lagi.

Namun Rayce juga tidak menjelaskan joint apa yang dipergunakan untuk menyambung Axle-Shaft ke Differenial Depan, serta Axle-Shaft ke Hub Roda Depan. Namun melihat bentuknya, penulis merasa bahwa joint ini menggunakan Porshe CV Joint yang sudah banyak dipakai pada ajang offroad racing di Amerika dan memiliki kemampuan bermain dengan sudut yang cukup besar.

Dengan berbagai kecanggihan yang dimilikinya, kendaraan balap Speed Offroad milik H. Syamsudin dari Indonesia UTV Club yang dibuat oleh Armada Engineering mampu mengimbangi lawan-lawannya di lintasan dan bahkan mampu meninggalkan beberapa jawara speed offroad baik pada lintasan lurus dan terutama pada lintasan

Apakah kendaraan racikan Race Proven Motorsport (RPM) ini akan mampu bersaing dengan berbagai kendaraan lainnya di berbagai ajang Speed Offroad 2014?

 

Source: Sportku.com

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect