Kejurnas Gymkhana yang bertajuk MLD Sport Auto Gymkhana 2018 putaran ke-3 yang diadakan di Kota Yogyakarta ini, merupakan seri yang tidak memuaskan bagi tim asal semarang ini yaitu Saputra Project Slalom Team. Hal itu terlihat, pada seri ke-3 ini salah satu pembalap andalan dari Saputra Project Slalom Team yaitu Ananta OHP, tidak bisa hadir dikarenakan sedang sakit.

Selain itu juga pada Kejurnas Gymkhana yang dilaksanakan di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida ini, Saputra Project Slalom Team juga tidak menurunkan mobil Honda Brio-nya. Dikarenakan mobil tersebut belum siap, sehingga Saputra Project Slalom Team mau tidak mau hanya menurunkan Honda Jazz untuk turun kelas A pada putaran 3 kali ini.

Penyebab Saputra Project Slalom Team tampil kurang maksimal pada seri di Jogja ini, karena kurangnya latihan. Seperti salah satu pembalap andalan dari Saputra Project Slalom Team yaitu Dika CH, yang sulit untuk melakukan latihan.

Selain kesibukannya, posisi Dika CH berada di Surabaya sedangkan mobilnya berada di Semanrang. Hal seperti itu lah yang membuat kurangnya persiapan Saputra Project Slalom Team untuk putaran ke-3 Kejurnas Gymkhana.

Walapun Saputra Project Slalom Team mengalami ketidak beruntungan pada seri 3 ini. Akan tetapi para pembalap – pembalap dari Saputra Project Slalom Team tetap tampil poll – pollan. Seperti salah satu pembalapnya yaitu Oldy Ardana.

Pembalap bertubuh tinggi ini sangat fight pada heat pertama dan kedua di Kelas A. Sayangnya Oldy Ardana Hanya bisa menempati posisi ke-8 dengan catatan waktu 00:37,378. Memang untuk kelas A persaingannya benar-benar gila, bahkan juara pertamanya hanya selisih 0,725 detik saja.

“Untuk seri ini mungkin bukan seri yang tepat untuk kita. dikarenakan ada beberapa kendala teknikal dan mungkin seri ke 3 ini merupakan bukan hari keberuntungan dari Saputra Project Slalom Team. Dan pada seri depan yaitu seri 4, kita akan lebih fight dan tampil lebih poll untuk mengejar ketinggalan kita. Selain itu kita akan berusaha menurunkan mobil yang lebih kompetitif untuk di Kelas F dan Kelas A.” Ucap Cendekia Bayu Saputra selaku pemilik dari Saputra Project Slalom Team.

