Bali, 11 Agustus 2018 – Kemampuan pembalap – pembalap Indonesia masih terlalu tangguh bagi pesaing. Terbukti dengan dua gelar juara yang diperoleh dari hasil babak knock out untuk Individual, Team dan Tandem. Adrian Septianto (tim Indonesia 1) meraih gelar setelah menundukkan perlawanan Achintya Mehrotra (India) pada babak final.

Sementara hasil dari babak knock out kelas Individual, Anjasara Wahyu (tim Indonesia 2) yang meraih juara di kualifikasi mendapatkan peringkat ketiga. Hasil ini diperoleh setelah unggul catatan waktu atas Jevoy Moreno (Philipina) pada babak final untuk perebutan juara ketiga. Anjasara Wahyu berhasil mencatatkan waktu 50, 774 detik, sedangkan Jevoy meraih waktu 52, 193 detik.
Untuk babak knock out Team, duet Demas Agil bersama Anjasara Wahyu (tim Indonesia 2) berhasil mencatatkan waktu tercepat yakni 1 menit 44, 002 detik. Pembalap dari New Zealand yang diwakili Jordan Grant dan Cameron Morison sebagai lawannya di babak final hanya meraih waktu 1 menit 46, 351 detik setelah mendapatkan pinalti 2 detik.

Peringkat ketiga maupun keempat babak Knock Out Team menjadi milik Jepang dan Macau. Pembalap Jepang yang diwakili Masaki Nishihara bersama Tetsuya Yamano meraih waktu total 1 menit 45, 349 detik. Tim Macau diwakili oleh Lam Wai Hong dan Lui Man Kit setelah mencatatkan waktu 1 menit 56, 240 detik.

Di kelas Tandem, Adrian Septianto bersama Herdiko Setyaputra (Indonesia 1) kembali membuktikan tim Indonesia mendominasi Asia Auto Gymkhana 2018. Kemenangan ini berkat menundukan tim New Zealand pada babak final dari fase Knock Out.


