Berlaga melawan para pembalap dari Manca Negara dalam Asia Auto Gymkhana Competition 2018, Adrian Septianto sebagai wakil Indonesia raih waktu tercepat. Melalui babak knock out 16 besar, bocah Purwokerto berhasil mencatatkan waktu 50, 720 detik yang langsung memupuskan harapan pembalap India – Achintya Mehrotra dengan waktu 51,015 detik.

Semenjak babak kualifikasi, Adrian telah menunjukan dirinya layak menjadi juara dalam AAGC 2018. Memang di babak kualifikasi sebagai tahap seleksi mencari 16 pembalap tercepat, Adrian Septianto harus mengakui keberhasilan Anjasara Wahyu (tim Indonesia 1). Namun di Knock Out 16 besar, secara meyakinkan dapat mengkandaskan para pesaingnya hingga melaju ke babak final untuk menghadapi pembalap India.
“Alhamdulillah berhasil mengharumkan nama Bangsa Indonesia di depan publik sendiri, saya sangat senang dan bangga. Walau sebenarnya tidak ada persiapan untuk menghadapi ajang Asia Gymkhana ini. Malah saya fokus untuk mengikuti putaran selanjutnya dalam kejuaraan nasional.” Ungkap Adrian Septianto.
Adrian hanya menjaga kondisi fisik agar dapat mengikuti balapan dengan sistem kompetisi yang tentunya cukup menguras tenaga. Tetapi Adrian memiliki trik tersendiri agar dapat meraih waktu tercepat dengan mobil Toyota Agya yang disediakan oleh Genta Autobn Sport sebagai pihak penyelenggara. “Bagian belakang mobil Agya seperti terbuang saat menikung, cara pengereman menjadi penentunya. Jarak pengereman sedikit lebih jauh, tetapi harus tahu bagian mana yang dapat meningkatkan kecepatan.”

Dengan kemenangan Adrian Septianto dalam ajang Asia Auto Gymkhana Competition 2018 yang berlangsung di GWK Cultural Park – Bali, target selanjutnya adalah kejurnas Slalom – Auto Gymkhana. Terlebih dengan mobil yang siap, membuatnya semakin percaya diri dalam bersaing hingga meraih gelar juara.

