Berlaga dalam European Touring Car Championship (ETCC) 3000cc di ajang Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) round 4 – Night Race, tentu menjadi pengalaman tersendiri bagi seluruh pembalap yang berlaga. Termasuk Budiyanto kembali memanaskan laga perebutan gelar juara hingga poin di ETCC 3000cc kelas Master.

Balap ETCC 3000 yang digelar diujung waktu dari ISSOM #4 Night Race tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap, hampir mendekati tengah malam untuk kualifikasi dan sedikit lebih awal di Race Day. Namun udara sejuk di sirkuit Sentul menjadi penyemangat para pembalap untuk mengejar podium juara.

Untuk hasil dari putaran keempat ini, usaha besar dari Budiyanto berbuah dengan peringkat keempat dalam ETCC 3000 – ISSOM #4 – Night Race. Hasil tersebut membuat Budiyanto mendapatkan poin 12 poin dari 2 kali gagal start pada putaran pertama dan kedua. “Cukup besar perbedaan balap di siang dan malam, lebih berasa tantangannya karena visibiltas yang terbatas. Apalagi titik penerangan yang sangat terbatas titiknya. Hasil balap kali ini kurang memuaskan, selain tidak latihan jadi hanya mengandalkan latihan saat kualifikasi saja.”

Tentunya cukup berat baginya untuk mengejar juara umum di kelas Master. Selisih poin dengan sang pemuncak yakni Gerry Nasution mencapai 40 poin. Walau berbeda poin cukup jauh, namun peluang tentunya masih terbuka bagi Budiyanto. Apalagi mobil yang digunakan telah mendapatkan setingan ideal untuk balapan di putaran selanjutnya.

