Kaum hawa yang berkecimpung di dunia otomotif seakan memiliki pesona tersendiri, feminin sekaligus maskulin. Sebut saja para perempuan pemberani yang turun di laga rally-offroad, Rebelle Rally yang diselenggarakan di Amerika Serikat. Rebelle Rally merupakan ajang tahunan khusus perempuan, satu tim terdiri dari 2 orang, yang sudah berlangsung ketiga kalinya pada 11-20 Oktober 2018 lalu.

Syaratnya tergolong sederhana tidak perlu menjadi pengemudi/ pembalap profesional, karena syarat utama permainan ini adalah perempuan yang doyan berpetualang, berkompetisi dan punya nyali. Rebelle Rally terbagi menjadi 2 kelas kompetisi yakni 4×4 Stage dan Crossover Stage dimana semua kendaraan dalam kondisi standar tanpa rollcage maupun modifikasi khusus. Namun komponen tertentu direkomendasikan, seperti ban offroad maksimal berukuran 35 ″ x 12,5, proteksi bagian bawah bodi, bumper kokoh dan lampu tambahan.

Jeep JK dan JL adalah pilihan populer dalam ajang Rebelle Rally, lainnya ada Ram Rebel, Nissan Armada, Honda Ridgeline dan beberapa Land Rover. Sementara Crossover Stage didominasi oleh pabrikan Subaru, Porsche Cayenne, dan Honda. Bahkan ada juga yang membawa Jeep klasik Wagooner tahun 1969 tim dari Paso Robles.

Tahun ini Rebelle Rally berlangsung di Nevada dan padang pasir California, tepatnya di Amerika Barat yang menawarkan jalur menakjubkan berupa trek ganda, jalan setapak, lumpur dan bukit pasir yang luas. Pihak Rebelle Rally menuturkan, “Mau pro atau pemula, tujuan kami adalah menantang anda dalam meningkatkan skill mengemudi dan skill navigasi sebagai modal perjalanan di masa mendatang”. Ada betulnya juga, semua orang bisa mengemudi tetapi belum tentu jago soal navigasi.

Uniknya, peserta tidak diperbolehkan membawa handphone, laptop, dan GPS selama event berlangsung 10 hari yang ditempuh sejauh 2000 km. Peserta hanya diizinkan menggunakan peta dan kompas untuk mem-plot rute mereka. Sementara handphone untuk menutup akses komunikasi dengan dunia luar. “Semua tentang anda, dan kemampuan anda yang tak terbatas,” cetus perwakilan Rebelle.

Sebanyak 42 tim bersaing memperebutkan gelar juara, 25 tim diantaranya merupakan pemula yang baru pertama kali mengikuti kompetisi semacam ini. Tim berasal dari 5 negara termasuk Amerika Serikat, Perancis, Kanada, Jepang, dan Kenya. Setelah melakukan pendaftaran, peserta wajib mengikuti briefing terkait teknis dan regulasi yang dilakukan di Squaw Valley Resort, Lake Tahoe, California.

Setiap hari para peserta wajib melewati checkpoint hijau, untuk checkpoint biru dan hitam opsional. Namun semakin banyak checkpoint biru dan hitam yang dilalui, peserta akan mendapatkan skor tambahan dimana semakin membuka peluang untuk memenangkan rally.

Checkpoint biru ditandai dengan bendera, sedangkan checkpoint hitam tersembunyi dan tidak memiliki tanda. Ketika peserta berada dalam jangkauan, mereka harus menekan tombol pelacak rally untuk mengirim sinyal langsung ke tim penilaian. Pemenang mendapat penghargaan berupa Rebellation yang berlangsung di Lane Field, San Diego.

