Connect with us

Event

Jadwal Balap Tidak Konsisten, Siapa Yang Rugi?

Memang musim balap 2018 akan segera berakhir, tapi apa alasan yang terjadi dengan jadwal balapan di Indonesia. Pastinya tidak konsisten yang berujung bentrokan atau terlalu ‘mepetnya’ antar cabang balap sehingga berujung dengan para pembalap harus memilih. Memang hampir mayoritas beberapa pembalap nasional berlaga dalam dua atau lebih di kategori balap skala nasional.

Memang hal ini tentunya membuat para pembalap harus memilih dengan cermat akan peluang yang terbuka. Mungkin berujung para pembalap dapat fokus menekuni cabang yang mereka pilih. Namun bagaimana bagi pembalap yang memiliki peluang sama atau sedang memimpin raihan poin di dua cabang balap berbeda?

Bukan hanya mereka kerepotan dalam mengatur jadwal balapan, latihan hingga persiapan mobil balap. Bagi yang bernaung di bawah tim besar mungkin mendapat bantuan dari sang manajer, namun bagi perorangan (privateer) tentu harus memutar otak agar dapat berlaga dengan maksimal.

Tetapi yang lebih mengkhawatirkan adalah pertanggungjawaban pihak tim maupun pembalap kepada pihak sponsor. Dukungan dari pihak sponsor tentu sangat diharapkan oleh para pembalap untuk dapat berlaga di seluruh seri sesuai perjanjian. Jadi bagaimana jika pembalap tidak dapat berlaga sesuai ‘proposal’. Apa pihak penyelenggara hingga IMI Pusat akan bertanggung jawab?

Selanjutnya yang dibikin ‘puyeng’ akan tidak konsistennya jadwal balap adalah para tuner hingga para mekanik. Dua sosok ini bisa dikatakan bagian yang terpenting dalam mendukung para pembalap berlaga. Para tuner atau mekanik yang biasa sering mendampingi tim akhirnya juga harus memilih atau minimal membagi kekuatan agar bisa tersebar ke tim sesuai balapan yang diikuti.

Jadi siapa yang dirugikan?? Lalu pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang mengambil untung dari jadwal balap yang tidak konsisten?

Rencana awal jadwal balap 2018:

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect