BSD City, 1 Desember 2018 – Ajang balap BSD City Grand Prix 2018 yang digelar selama dua hari (1- 2 Desember 2018) telah dimulai. Untuk hari pertama, para pembalap diwajibkan menjalani official practise dan dilanjutkan babak kualifikasi (qtt). Begitu pula Denny Pribadi yang turun di kelas Super Touring Championship Divisi 2 (1600-Retro/SCC) – SCC B2 menggunakan Toyota DX ‘Bonek’ andalannya.

“Balapan kali ini tentunya sangat seru, seperti nostalgia bagi mereka yang biasa mengikuti balapan liar di jalan pada masa lalu. Namun bedanya tentu balapan kali ini resmi dengan unsur safety yang sangat diperhatikan oleh pihak penyelenggara.”

Mendapat dukungan dari Oil TOTAL QUARTZ, Denny Pribadi telah melakukan banyak ubahan pada mobilnya demi mengikuti ajang balap jalan raya ini. “Sesuai dengan karakter dari lintasan di BSD City yang sebenarnya jalan raya, saya sengaja merubah setingan chamber untuk ban depan, begitu pula dengan setingan seluruh suspensi. Namun ada bagian yang paling penting yaitu final gear, karena jika tidak saya ganti hanya bisa sampai gigi 4. Sedangkan saya ingin bisa hingga gigi lima,” ungkapnya setelah menjalani qtt.

Karakter lintasan sepanjang 3 kilometer tentu membutuhkan kemampuan dari segi teknik sang pembalap hingga mesin mobil. Kinerja mesin seperti dituntut bekerja keras, terbukti dengan Toyota DX ‘Bonex’ yang tetap berjaya berkat teknologi Age Resistance Technology (ART) dari Oli Total Quartz yang memperkuat struktur molekul pelumas sehingga dapat memberikan perlindungan mutakhir di mesin mobil.
Namun bukan hanya mesin, rem juga dituntut memiliki performa bagus.” Beruntung saya mendapat dukungan dari Prestone DOT4 dan TRW brake pad, jadi tetap bisa melibas tikungan di lintasan.”

Tikungan di lintasan BSD City Grand Prix memang membutuhkan kejelian hingga performa mesin yang mumpuni, perpaduan ELF RACING FUEL hingga ‘busi merah’ NGK Racing Competition Type R7434-7 dan WILLBERN Racing Performance Energy melalui Willbern Black Ultimate, Willbern Cygnus 8000 Blue Coolant dan Willbern Anti Knock Index Booster. Termasuk Gates belt yang turut menjaga performa DX ‘Bonex’.

Mesin dengan turbo yang digunakan Denny Pribadi tentu memiliki tenaga besar,” Mobil saya RWD dengan turbo jadi torsi besar sehingga mengakbatkan saat ‘ngeboost’ di U-Turn mau tidak mau jadi ngedriftnya. Tadi setelah qtt, pas buka kap mesin turbonya membara karena selalu ngeboost, terlebih jumlah tikungan di track BSD sangat banyak dan jaraknya relatif pendek. Berbeda dengan sirkuit Sentul.”

Hasil kualifikasi BSD City Grand Prix, Denny Pribadi berhasil mencatatkan waktu 1 menit 56, 921 detik dengan kecepat terbaik yang berhasil dicatatnya 122km/jam. Hasil ini tentu juga berkat Denny Pribadi yang menjaga stamina dengan Kratingdaeng Energy Drink, dan tentunya membuat dirinya siap menghadapi ‘race day’ pada esok hari (2/12/2018).


