Setelah sukses di kota solo pada tahun 2017 kemarin, di akhir tahun 2018 ini Indonesian Drift Community dan Total Oil mengadakan event di Yogyakarta. Pada hari Sabtu, 15 Desember 2018 di lapangan parkir Stadion Maguwoharjo, menjadi tempat yang dipilih untuk diadakan Drift Camp yang berbarengan dengan acara Nongkrong Bareng Total.

Dengan tema “Latiyan drifting sak Pol’e!!!”Indonesian Drift Community berharap akan ada bibit bibit baru serta local hero dari kota Yogjakarta dan sekitarnya.

Alasannya Kota Yogyakarta menjadi destinasi Drift Camp kali ini. Karena telah diadakannya tiga kali kejuaraan drifting tahun 2018 di kota Jogjakarta ini. Dari situlah mulai terlihat ada potensi – potensi drifter baru dari kota gudeg. Sebab banyak yang mengangap balapan drift pembalapnya hanya itu – itu saja, dengan adanya Drift Camp ini diharapkan bisa muncul pembalap drift profesional.

Dengan didatangkannya drifter Pro, Rookie dan Drift Star akan ikut meramaikan Drift Camp kali ini. Hal ini ditujukan agar para pemula dan yang sudah pro dapat saling sharing ilmu mengenai teknik drifting serta membangun mobil drift yang benar.

Latihan praktik yang akan dibimbing oleh Drifter Pro dan Rookie kan menjadi daya tarik tersendiri, sehingga calon drifter baru telah siap untuk mengikuti kejuaraan di tahun 2019 yang akan datang baik dari kesiapan pembalap maupun aturan pada mobil balapnya.

Selain itu adanya tambahan hiburan musik band lokal Kota Jogja, Food Truck, dan diramaikan oleh beberapa komunitas otomotif, seperti JFC, Komunitas Mobilio, dan lain – lain. Hal ini diharapkannya agar masyarakat diluar pengamat otomotif dapat melihat seperti apa drifting itu.

Namun tidak menutup kemungkinan penyelenggara berharap akan muncul peserta baru daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk meramaikan dunia drifting di Indonesia.

Selain dari komunitas otomotif sendiri, pada Drift Camp kali ini diramaikan oleh komunitas fotographer Fujifilm yang akan mengadakan coaching clinic “High Speed Motorsport Photography”.

Sehingga kalian yang penggila fotografi, khususnya fotografi otomotif dapat mengetahui teknik teknik yang tepat untuk mendapatkan gambar berkualitas baik. Peserta “Fuji Class” sendiri mencapai 15 peserta dan foto hunting mencapai diatas 30 orang, tentu saja hal ini membuat Drift Camp semakin meriah.

Nah untuk sesi latihan dibagi menjadi dua yaitu pagi hari dengan single practice dan menjelang sore hari dengan practice tandem. DRIFT CAMP mengutamakan rasa kekeluargaan dan keakraban.

Sehingga drifter pemula dapat dengan senang hati bisa bertanya pada drifter-drifrer Pro dan Rookie bagaimana teknik-teknik drifting serta settingan mobil baik dari segi mesin dan kaki-kaki.

” Acaranya seru banget, penontonnya rame banget dari pagi sampai sore. Selain itu peserta Drift Camp pun mencapai 30 orang, dan mereka semua latihan ga berhenti – berhenti sampai ada yang mengalami kerusakan pada mobilnya. Komunitas – komunitas ikut support banyak dalam acara Drift Camp sehingga bisa sukses seperti ini.” Ungkap Denny Pribadi sebagai salah satu pembuat acara Drift Camp.

Dan suatu pengalaman yang tidak terlupakan dari pihak Fujifilm ikut dalam acara otomotif seperti ini. Tentunya sebagai salah satu yang mensupport acara Drift Camp ini turut senang. Karena ini pengalaman pertama mereka bisa mengadakan coaching photo automotive yang secara langsung dan bisa langsung praktek foto mobil – mobil yang sedang drifting.

Acara Drift Camp ini selain di dukung oleh Total Oil dan Fujifilm, juga turut disuport oleh GT Radial, Prestone, Gates, TRW, Kratingdaeng, NGK Busi, Hotel Horison Yogyakarta, Dumasari, HTJRT, ISC Coilovers.

