Connect with us

Event

Le Mans 24 Hours: Ferrari 458 Teruji di Kelasnya

Pada ajang Le Mans 24 Hours yang berlangsung tanggal 15 Juni 2014 lalu di Sirkuit La Sarthe, tim AF Corse yang menggunakan mobil Ferrari jenis 458 berhasil mengalahkan nama-nama besar seperti Chevrolet, Aston Martin, dan Porsche pada kategori LM GTE Pro. Bagaimana kemenangan ini bisa terjadi?

le mans 24 hours

LM GTE Pro adalah salah satu kelas pada ajang Le Mans 24 Hours yang didominasi oleh keikutsertaan mobil sport dengan merek-merek terkenal. Pada kategori ini, pengalaman berkendara di jalanan diubah menjadi dalam lintasan atau track.

Mobil Ferrari 458 sendiri adalah adalah sebuah mid-engined sport car yang dibuat untuk menggantikan Ferrari versi terdahulunya yaitu versi F430. Mobil ini sendiri sudah diproduksi sejak tahun 2009. Ferrari 458 dilengkapi dengan mesin 4.5 L V8 sehingga mampu menghasilkan tenaga sebesar 540 Nm pada 6000 rpm. Selain itu, mobil ini mampu meningkatkan kecepatan dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 3.3 detik. Kecepatan maksimal yang bisa dicapai mobil ini adalah 325 km/jam.

ferrari 468 le mans

Pada ajang ini, Ferrari menggaet tiga pembalap untuk mengemudikan Ferrari 458 tersebut. Ketiga pembalap tersebut adalah Gimmi Bruni, Toni Vilander, dan Giancarlo Fisichella. Pada wawancaranya, mereka mengaku bahwa pada awalnya, balapan terasa begitu ketat sampai pada lima hingga empat jam sebelum balapan selesai. Sedangkan Toni Vilander mengaku bahwa mereka memang datang untuk menang, “To come here our target is to win (Target kedatangan kami kesini adalah untuk menang),” ujar Toni Vilander.

ferrari 468

Kondisi Ferrari 458 yang digunakan selama balapan memang prima, begitulah yang diakui oleh Giancarlo. “But our car was good and running very well. It’s a fantastic job during the pit stop (Mobil kami baik dan berjalan dengan sangat baik. Ini adalah pekerjaan yang hebat di pitstop),” kata Giancarlo seusai merayakan kemenangan timnya.

Pada awal start, mobil yang kali itu dikendarai oleh Gimmi cukup mendominasi. Namun, sirkuit yang basah membuat tim Ferrari harus berjuang keras karena Chevrolet dan Porsche mendahuluinya. Setelah sirkuit kembali kering, para pembalap langsung mengoptimalkan manfaat tersebut sehingga bisa menyusul dan menjadi juara.

Source: http://www.24h-lemans.com/

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect