Duet Miko Mahaputera dan Katherine berhasil meraih juara di dua kelas berbeda yang mereka ikuti dalam ajang Auto Gymkhana Kejuaraan Nasional Slalom putaran 4 – Sirkuit Pasirhayam, Cianjur pada 14 September lalu. Keberhasilan ini membuktikan ‘come back’ nya Miko di dunia balap bersama FA Slalom Team.

Miko Mahaputera yang cukup lama absen dari dunia balap, memang baru mulai hadir sejak putaran pertama (Juli 2019) dengan target menjadi mentor bagi Katherine. Target pribadi bagi Miko adalah meningkatkan kemampuan dari Katherine agar dapat lebih unggul dibanding para pesaingnya. Selain menjadi mentor, Miko juga berlaga di kelas A dan F.

Hasilnya, juara pertama berhasil diraih Miko Mahaputera pada kelas A2. Menggunakan Honda Brio, Miko berhasil mencatatkan waktu 01:31,749 detik. Namun di babak final, Kejuaraan Nasional A, Miko gagal meraih prestasi setelah satu cone tersenggol olehnya. Catatan waktu pun jadi melorot karena terkena pinalti (hukuman tambahan waktu).

Sedangkan untuk Katherine yang sempat kehilangan podium pertama pada kelas Wanita di putaran sebelumnya, akhirnya berhasil mengembalikan performanya dengan merebut gelar juara pertama. Tentu keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan seluruh tim, termasuk Farid Pardiansyah sebagai pemilik FA Slalom Team yang tidak dapat berlaga karena menjalani urusan keluarga.

“Saya memang tidak hadir secara langsung untuk mendukung mereka balapan, tetapi selalu memantau dan tentunya membimbing agar dapat meraih hasil maksimal. Dengan hasil yang telah diraih oleh Miko dan Katherine, kami akan menyiapkan mobil agar memiliki performa lebih baik. Mobil hanya tinggal sedikit penyempurnaan saja.” ungkap Farid Pardiansyah.

Dengan hasil ini, persaingan meraih gelar juara dipastikan semakin memanas antar seluruh pembalap yang berlaga dalam Auto Gymkhana Kejuaraan Nasional Slalom 2019.




