Connect with us

Event

AKOC 2020 (part 1) : First Time After Decades

Sempat vakum kurang lebih enam bulan ngga liputan, gue kali ini langsung dapat mandat dari pak bos untuk liputan event balap bertaraf internasional. Bisa dibilang ajang internasional karena memang event ini di ikuti oleh pembalap dari 7 negara di Asia termasuk Indonesia.

Ada 30 pembalap Gokart yang turun di event ini. Dari data yang gue dapetin, pembalap pembalap dari indonesia harus bertarung dengan pembalap dari Jepang, India, Filipina, Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Sri Lanka. Dari 30 pembalap gokart itu dibagi di tiga kelas berbeda yaitu MINIROK, Formula 125 Junior Open, dan Formula 125 Senior Open.

Yes, kali ini gue bertugas untuk liputan event Asian Karting Open Championship 2020. Sebenernya, event internasional ini bukan yang pertama kali digelar di Indonesia. Tapi klo dihitung 1 dekade ke belakang, ya, event ini untuk pertama kali lagi di selenggarain kembali di Sentul International Karting Circuit.

10 tahun emang waktu yang sangat lama untuk sebuah event vakum digelar. Yes, tahun 2009 adalah tahun terakhir event Asia Karting Open Championship digelar di Sentul International Karting Circuit, Bogor, Jawa Barat.

Setelah dipegang oleh Management baru yang yaitu PT Sarana Lintasan Indonesia, Sentul kecil mengalami banyak perubahan. Perubahan benar benar signifikan banget. Dulu waktu belum di renovasi, aspal lintasan Sentul Kecil itu banyak tambelan, barrier Cuma pake ban aja serta beberapa fasilitas lain yang bisa dibilang kurang layak. Tapi sekarang, Sentul kecil bener bener bagus sob!

Karena setelah renovasi tersebut, sirkuit ini udah ngantongin Homologasi grade B. Loh kok kenapa ngga grade A? Nah untuk masuk ke grade A itu harus ada banyak penyesuaian yang dilakukan salah satunya adalah penambahan Paddock.

Mas Rio dan Ryota jadi tandeman gue di event kali ini. Event kali ini agak beda dengan event balap gokart yang ada sebelumnya. Iya, minggu lalu mas Dhoni sama Mas Rio udah dateng ngeliput event Eshark  Rok Cup Indonesia 2020. Klo event kemaren Cuma digelar 2 hari yaitu sabtu dan minggu, untuk event kali ini 3 hari sob!

Di hari pertama yaitu hari Jumat 14 Februari 2020, peserta dari Indonesia dan beberapa negara tetangga hanya latihan aja. Oh iya, ada 4 kelas yang dilombakan di event ini yaitu Mini Rok, Formula 125 Junior Open dan Formula 125 Senior Open. Ada 7 negara yang berpartisipasi yaitu Indonesia, Jepang, India, Filipina, Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Sri Lanka. Total ada 30 pe-gokart yang tersebar di tiga kelas tersebut.

Jumat itu jadwal para peserta hanya latihan bebas. Uniknya, para peserta bisa menjajal lintasan sentul kecil dengan menggunakan ban kering dan juga ban basah. Lho kok latihan menggunakan ban basah? Ya, sekitar jam 11 siang, kawasan Sentul, Jawa Barat diguyur hujan yang cukup deras. Tapi moment hujan tersebut digunakan oleh para pembalap untuk menjajal lintasan dengan menggunakan ban basah.

Ngga sedikit pembalap yang tergelincir karena aquaplanning, tapi di moment itulah para pembalap bisa mengenal lintasan Sentul kecil ketika sedang diguyur hujan. Sehingga, kalau nanti terjadi wet race, para pembalap tetap bisa mendapatkan waktu terbaik mereka.

Di hari Sabtu, para pembalap masih mendapatkan kesempatan latihan sebelum melakukan kualifikasi. Lagi lagi, walaupun masih sesi latihan mereka tetap memanfaatkan moment dengan baik agar dapat catatan waktu yang baik pula.

Setelah dua sesi latihan, babak kualifikasi pun digelar. Ada 3 sesi kualifikasi yang dilakukan. Tapi sayang sesi kualifikasi hanya sempat dilakukan 2 heat saja, heat kedua pun hanya kelas Mini Rok dan Formula 125 XR30 saja yang berhasil melakukan kualifikasi. Setelah itu race dihentikan. Bukan karena ada kecelakaan, tapi kawasan ini lagi lagi diguyur hujan. Tapi hujan kali ini lebih deras dari hari jumat kemarin.

Assembly Area

Ada sebuah lokasi yang sangat menarik di event balap gokart yaitu Assembly Area. Ya Assembly Area ini hanya ada di balapan Gokart saja dan tidak ada di event balap lainnya. Mungkin lo semua bingung dengan kata kata assembly. Ya, menurut kamus bahasa Inggris, Assembly itu memiliki arti perakitan.

Pada kenyataannya memang benar, di area tersebut tim mekanik dari pe-gokart merakit tunggangan sang pembalap. Bukan merakit dari nol loh ya! Tapi di area tersebut, tim mekanik memasang ban, bemper depan belakang dan samping hingga tangki bbm.

Mungkin lo semua bertanya tanya, kenapa tangki bbm ikut di copot bukannya bisa isi bbm di paddock? Itu karena pengisian bbm dilakukan oleh tim Fuel. Tim tersebutlah yang mengetahui takaran bbm dan oli 2T yang pas.

Ngga Cuma tangki bbm saja, ban dan bemper pun ikut dilepas sebelum gokart masuk ke dalam paddock. Yang paling menarik adalah ngga sedikit dari pembalap yang membantu tim mekanik di assembly area.

Waktu Kualifikasi

Balik lagi ke kualifikasi, semua pesert terlihat sangat serius. Semua pembalap gokart benar benar menggeber tunggangannya. Tapi sayang babak kualifikasi tidak berlangsung sebagaimana mestinya. Berdasarkan rundown yang gue dapet, jadwal di hari sabtu itu ada 3 heat kualifikasi. Tapi ternyata para pengawas balapan memutuskan untuk menaikkan bendera merah dan kualifikasi berhenti karena Force Majeure.

Force Majeure

Ada beragam alasan kenapa force majeure itu bisa terjadi disaat event balap berlangsung. Umumnya bisa terjadi karena ada kecelakaan yang sangat fatal, hingga kondisi cuaca yang sangat tidak memungkinkan.

Di event Asian Karting Open Championship 2020 ini, force majeure terpaksa dilakukan karena hujan yang turun sangat deras pada saat babak kualifikasi heat 2 dilakukan. Karena hujan turun yang cukup lama dan waktu sudah semakin sore, akhirnya para pengawas balapan memutuskan untuk mengakhiri sesi kualifikasi di hari tersebut.

Tenang sob, ini baru hari pertama dan hari kedua. Tentang race day nya bakalan lebih seru sob. Pantengin terus!

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect