Jogja, 30 Oktober 2021. Mandala Krida menjadi tempat diadakannya seri pembuka Kejurnas Gymkhana Slalom 2021. Terdapat 150 starter yang terdaftar mengikuti Kejurnas kali ini. Seri awal ini cukup membuat para pembalap cukup serius untuk menghapal soal heat 1 dan heat 2.

Dari 150 starter, terdaftar atas nama Andry Rifai. Dia adalah sosok yang cukup di tunggu tunggu di kancah balap slalom, ketegangan para pembalap pun serasa sirna oleh tingkah laku pembalap asal kota hujan, Bogor.

Sosok pencair suasana ini tidak hanya menghibur, tapi Iboy sapaan akrab nya juga menorehkan prestasi yang patut di khawatirkan oleh pembalap pembalap lain di kelasnya.
Seri Kejurnas kali ini, iboy tidak mengendarai mobil Suzuki futura pick up nya, tapi mengendarai BMW E30 milik dari bengkel Jaya Auto Per. Ada kendala yang cukup berat pada mobil pickup iboy sehingga kendaraan kesayangannya pun enggan di kendarai di seri awal kali ini.

“sasis nya karatan, jadi kalo dipaksa buat turun nanti malah jebol. Bukan jebol mesin, tapi jebol dek mobilnya alias ambruk mobilnya” ujar Iboy. Mungkin karena beban berat dan lama nya kendaraan tersebut tidak di ikutkan di ajang balap slalom di masa masa pandemic, itu yang menyebapkan sang mobil pun ngambek kepada sang owner.
Pembalap yang tidak pernah punya target untuk jadi juara ini akhirnya mendapatkan podium ke tiga di kelas B1, soal soal yang cukup sulit di final namun Iboy bisa menaklukannya dengan membawa mobil sasis Panjang yang di mana lawan lawannya menggunakan mobil bersasis pendek.

“seri pertama ini membuktikan kalo menjadi juara tidak perlu terlalu serius pada balapnya, tapi serius menggapai tujuannya. Dan Alhamdullilah target tidak juara saya tidak tercapai dan saya pulang membawa Trophy” ujar Andry “iboy” Rifai.

