BOGOR – Persaingan di Kejurnas ITCR Max 2022 kini semakin sengit dan kompetitif. Meski tidak ada lagi tim pabrikan selain Toyota Gazoo Racing Indonesia, namun persaingan bersama para privateer ini tetap menghadirkan perseteruan yang menarik di setiap putaran.
Adapun yang terakhir terjadi adalah persaingan antara Demas Agil, pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia dengan Avan Abdullah (Delta Garage Racing Team) dan Benny Santoso (Sigma Speed).
Mendapat perlawanan yang begitu ketat dari Benny Santoso, Demas Agil merasa bahwa ini memang sebuah hal yang seharusnya terjadi dalam balapan agar atmosfer kompetisi lebih terasa.

Demas Agil pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia
“Ini menunjukkan bahwa kejuaraan ini sangat sehat, persaingannya juga mirip-mirip, jadi ya lebih bagus buat Kejurnas itu ya seperti ini, bukan yang balap sendirian. Persaingan juga lebih rata, jadi semua sama rata,” ujar Demas Agil, kepada Fastnlow.
Ia juga menjelaskan betapa sehatnya persaingan yang terjadi. Seperti ia contohkan dari beberapa seri sebelumnya, yakni pada seri pertama ia harus berduel dengan Abraham Nadeak, pembalap Siantarman Racing.
Selanjutnya, pada seri kedua Kejurnas ITCR Max 2022 ia juga masih bertarung keras dengan Abraham, lalu pada seri ketiga pembalap lain juga mulai menunjukkan potensinya. Sebut saja Avan Abdullah yang berhasil meraih pole position pada seri ketiga, serta Ichan yang menorehkan sebagai fastest lap.
“Seri keempat Avan Abdullah berhasil pole position dan juara, serta ada juga Benny yang mulai masuk ke persaingan saat balapan,” tambah Demas Agil.

Demas Agil pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia
Sementara mengenai Benny yang mulai merangsek ke posisi depan, pembalap dengan nomor 36 ini memang berharap bahwa semua pembalap memiliki porsi yang sama dalam hal persaingan untuk memperebutkan posisi terdepan.
“Ini sudah seperti yang saya harapkan, saya tidak memandang Benny ini ‘underdog’ terus seri ini baru bisa ke depan, kalau menurut saya itu proses ya karena menciptakan mobil Max itu kan tidak gampang. Kalau Abraham dia sudah berapa tahun sudah bikin mobil Max? Ketika Benny sudah mulai develop dan sekarang sudah mulai merangsek ke depan, itu cuma memang tinggal tunggu waktu aja,” beber Demas.
Sedikit mengulas balapan Kejurnas ITCR Max 2022 seri keempat lalu, Avan Abdullah berhasil mempertahankan kecepatannya mulai dari sesi kualifikasi, superpole, sampai balapan. Berkat perjuangan yang gigih, ia berhasil menyabet juara pertama pada putaran lalu.

Demas Agil pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia
Sementara Demas Agil, ia masih belum bisa mengalahkan Avan lantaran ada beberapa settingan mobil yang berbeda, dan salah satunya adalah penggunaan ban saat balapan. Abraham juga harus pasrah lantaran mobilnya mengalami masalah, serta Ichan pembalap KDRT juga mengalami hal yang sama.
Benny Santoso, harusnya ia naik podium ketiga, namun karena ia tertangkap kamera melakukan cutting corner, penyelenggara akhirnya mendiskualifikasi serta memberikan Adrianza Yunial naik ke podium ketiga. (*)

