Connect with us

Slalom

Demas Agil Turun Gunung di Laga Pamungkas Kejurnas Slalom 2022

Demas Agil turun gunung di putaran terakhir Kejurnas Slalom 2022
Demas Agil turun gunung di putaran terakhir Kejurnas Slalom 2022

YOGYAKARTA – Setelah mengumumkan tidak lagi berseragam Toyota Gazoo Racing Indonesia, Demas Agil, kini kedapatan bakal turun gunung dalam putaran final Kejurnas Slalom 2022 yang berlangsung di area Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Tentunya kehadiran pembalap berujulukan ‘Rockstar’ ini mengusik rasa penasaran. Terlebih dari informasi yang kami dapatkan, ia akan turun bersama tiga tim berbeda untuk tiga kelas yang dipertandingkan.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Demas Agil, menjelaskan keikutsertaan dirinya dalam putaran final Kejurnas Slalom 2022 untuk kembali mengasah kemampuan yang telah lama ia tinggalkan sejak beberapa tahun lalu.

“Mumpung belum kontrak dengan salah satu tim, kan jadi masih bebas dan saya coba dengan tiga tim berbeda yang mana tiga tim ini selalu mensupport saya di mana pun,” buka Demas, kepada Fastnlow.

Setelah berbincang lebih lanjut, tiga tim yang menaungi pembalap ini adalah Nos Fajar Trans (NFT), Whooosah Tuning, serta BTX All Star. Dari ketiga kelas yang dipertandingkan, Demas diploting untuk mengisi tiga kelas, yakni A (standar), B (gerak belakang) dan F (modifikasi).

Demas Agil turun gunung di putaran terakhir Kejurnas Slalom 2022

Demas Agil bernaung di bawah tiga tim berbeda pada partai final Kejurnas Slalom 2022

“NFT selalu support saya, om Arce juga selalu support, dan BTX juga temen saya, jadi mudah-mudahan saya bisa kasih hasil yang bagus buat orang-orang yang support saya juga. Ini adalah sebagai pertanda saya open terhadap siapapun untuk musim 2023, dan ini mungkin bisa jadi ajang pengasahan talenta saya,” tambah Demas Agil.

Menariknya, meski harus bernaung di tiga tim berbeda pada laga pamungkas tersebut, Demas Agil, mengatakan bahwa tidak ada konflik antar tim. Artinya, kehadiran putera Agus Djohansyah di masing-masing tim bukan sebuah masalah krusial.

“Enggak ada, enggak ada masalah di antara tim ini,” imbuhnya.

Dengan kapabilitas yang dimiliki tersebut, bukan berarti Demas Agil bisa melenggang dengan mudah. Pasalnya, beberapa peslalom muda yang terus menunjukkan eksistensinya, mampu memberikan perlawanan mengejutkan dalam setiap putaran.

“Targetnya adalah, saya bisa masuk ke posisi tiga besar aja sudah bagus. Karena ini mobil yang saya pakai bukan punya saya, dan masing-masing ada karakter sendiri-sendiri. Jadi kalau saya bisa masuk ketiga besar, mungkin akan jadi sesuatu yang indah,” tandas mantan pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia yang baru saja meraih gelar Juara Nasional ITCR Max 2022. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect