Rajawali Arkato Racing Team (RART) menutup rangkaian Kejurnas Slalom 2022 dengan cukup baik meski ada beberapa catatan yang harus diperbaiki pada musim 2023 nanti.
Feno Reyhan yang diharapkan dapat mengambil alih posisi pertama klasemen di Kejuaraan Nasional Pemula harus merasa puas dengan peringkat kedua. Podium kedua tentu adalah suatu pencapaian yang luar biasa, mengingat Feno terbilang baru masuk ke rangkaian Kejurnas Slalom 2022 bersama RART pada putaran kedua di Bandung. Feno terpaut 8 poin dengan Dafa Kurnia di posisi pertama.
“Seri final ini menurut saya antiklimaks ya, saya berasumsi ini akan menjadi seri penutup yang baik tetapi rejeki berkata lain. Beberapa point penting yang menjadi catatan lebih terhadap hal teknis hubungan antara mekanik dan pembalap yang harus terus memberikan input yang baik terhadap setingan mobil” ungkap M. Agung selaku Manager RART,
M. Agung juga menambahkan dirinya merasa kurang puas dimana harusnya musim 2022 ini bisa ditutup dengan lebih baik lagi.

Pengalaman dan pembelajaran adalah suatu yang berharga, RART pun akan kembali menyusun strategi yang harapannya bisa lebih baik. Seri penutup pada Sabtu (14/01/2023) bagaikan turning point untuk menyongsong tahun 2023 dengan rencana yang solid lagi.
Bicara rencana di 2023, M. Agung mengungkapkan bahwa formasi pembalap RART akan dirombak sekitar 50%. Dengan target Juara Nasional, RART akan mendatangkan pembalap bertalenta yang punya jiwa pejuang untuk dibawa berjuang bersama.
Juara Nasional dan membuat RART menjadi tim yang diperhitungkan semua pesaingnya adalah target utama tim asal Serang, Banten untuk 2023. “New Hope New Spirit” adalah slogan baru untuk dijadikan semangat bagi para punggawa RART.


