BOGOR – Pembalap BRM Motorsport Touring Car Division (TCD), Glenn Nirwan, sukses menggusur dominasi pembalap lama di ajang Kejuaraan European Touring Car Championship (ETCC) Indonesia. Lewat performa Audi RS3 TCR yang diturunkan pada ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM), pria asal Balikpapan, Kalimantan Timur, sukses menjadi bintang baru.
Tidak hanya lewat kehadiran mobil touring lansiran Jerman yang tampil modern, tetapi kepiawaiannya di balik kemudi juga turut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performanya di atas lintasan balap.
Menanggapi persaingannya sepanjang balapan di ETCC Indonesia, Glenn Nirwan, yang menjadi ‘anak baru’ mengatakan sangat impresif dengan animo dari para pembalap yang turun di kejuaraan tersebut. Hal ini turut menjadi pemicu untuk tampil maksimal demi mengamankan poin.
“ETCC luar biasa, animo pesertanya gila banget sampai ada kurang lebih enam peserta yang tidak lolos kualifikasi saking kebanyakannya. Itu artinya ETCC harus diapresiasi banget, baik dari promotor, baik dari Sentul, serta pembalap-pembalapnya yang luar biasa,” buka Glenn, saat berbincang dengan FastnLow, di sela-sela balapan (5/3/2023).

Audi RS3 TCR miliki spesifikasi touring car bersertifikasi FIA (foto : Harsya)
Meski ia berhak untuk memulai balapan dari baris paling depan, namun kerja keras adik kandung Ryan Nirwan ini sempat terkecoh lantaran konsentrasinya terpecah dengan teknologi yang disematkan pada mobil balap barunya tersebut.
“Pas awal itu memang kurang fokus, karena lagi ngutak-ngatik tombol di setir, tau-tau lampu sudah hijau, jadi startnya kurang bagus, dan begitu saya lihat udah ada di barisan 15 kalau tidak salah. Tapi Alhamdulillah, setelah lap keempat kita sudah balik leading lagi,” tambah Glenn Nirwan.
Putaran demi putaran, ia terus memberikan perlawanan guna bisa menempati posisi terdepan. Walaupun dibekali dengan tenaga mesin sebesar 360 hp, akan tetapi untuk bisa kembali memimpin balapan ia harus berjuang lebih ekstra.
Perlahan tapi pasti, berkat teknik balap yang dikuasainya, ia berangsur-angsur berhasil memperbaiki posisinya untuk memimpin balapan. Bahkan, ia membutuhkan waktu kurang lebih dua sampai tiga putaran untuk mengambil alih balapan dari Denny Rommel.

Audi RS3 TCR miliki spesifikasi touring car bersertifikasi FIA (foto : Harsya)
Sementara itu, keikutsertaannya dalam seri pertama tidak hanya pada satu kejuaraan. Glenn bersama BRM Motorsport TCD juga turun di ajang balap ITCR 3600 Max untuk berkompetisi dengan pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar, yang menggunakan Honda Civic Type R.
“ITCR 3600 Max, startnya saya melakukan hal yang bagus, dan dari awal sampai akhir kita leading. Gapnya dengan pembalap di belakang juga cukup oke, dan setiap lap kita masih leading ya Alhamdulillah sampai lap terakhir saya hanya menjaga performa bannya,” tambah Glenn.
Bicara perihal hasil yang dipetik pada putaran pertama ini, pembalap kelahiran 4 Maret ini sukses mengawinkan dua juara pertama baik di ETCC Indonesia dan ITCR 3600 Max.
“Alhamdulillah, hasilnya oke untuk seri pertama ini,” tandasnya. (*)

