Connect with us

Slalom

Banteng Motorsport Jadi Sorotan Lewat Serangan Balik Anandyo Dwiki

Anandyo Dwiki sukses berikan gebrakan di putaran kedua
Anandyo Dwiki sukses berikan gebrakan di putaran kedua

SIDOARJO – Tampil dengan seragam Banteng Motorsport, Anandyo Dwiki, sukses memberikan kejutan pada laga kedua Kejurnas Slalom 2023 yang berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (27/5/2023) lalu.

Bagaimana tidak? Sejak heat pertama digelar, peslalom muda ini telah memperlihatkan dominasinya di atas lintasan. Bahkan, ia sempat meraih waktu tercepat pada heat kedua saat Kelas F digelar di area Mall Pelayanan Publik, Sidoarjo, Jawa Timur.

Meski performanya terlihat brilian, namun dalam cerita yang ia bagikan, mobil balap yang ia geber sempat mengalami trouble.

“Di mobil A ada trouble minor, tapi signifikan banget pengaruhnya. Gasnya ilang-ilangan, gak tau dari mana faktornya, apa dari ECU atau Dastek atau apanya, gak ngerti. Jadi kalau kita abis muter, gas ilang, dan kita harus siasati dengan teknik dikocok,” buka Eki saat wawancara dengan FastnLow.

Anandyo Dwiki sukses berikan gebrakan di putaran kedua

Honda Brio jadi pacuan Anandyo Dwiki di Kejurnas Slalom 2023

Meski trouble tersebut pada awalnya hanya dia yang merasakan, namun pada akhirnya peslalom lain dari Banteng Motorsport, Mario Claudio, juga sempat merasakan kerusakan pada mobil.

“Awalnya tidak ada yang merasakan gas kosong itu. Hanya saya saja, pas heat satu sudah terasa gas kosong lagi. Heat dua pun begitu, mereka tidak merasakan, cuma saya yang merasakan errornya. Tapi pas final, Mario sempat merasakan saat di kun terakhir yang 360 derajat,” tambah Eki.

Menurutnya tidak ada strategi khusus saat melakoni putaran kedua ini. Namun di atas kertas, performa peslalom adik dari Anjasara Wahyu ini memang patut diacungi jempol. Pasalnya, saat Final F, ia menjadi peslalom terakhir yang berdansa di atas lintasan.

Anandyo Dwiki sukses berikan gebrakan di putaran kedua

Anandyo Dwiki sukses berikan gebrakan di putaran kedua

“Pas Final F itu lebih deg-degan Kelas A. Kenapa? Karena di Final A saya enggak ada poin, jadi di dalam hati pengennya di lima besar, biar poinnya gede supaya ke depan gak susah ngejar poinnya. Lain lagi kalau di Final F, saya sudah punya poin, walaupun enggak ke satu atau kedua, jadi udah bisa nyicil dulu. Dengan hasil yang nothing to lose, ya Puji Tuhan dapat kedua,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil yang dirilis, pada partai Final F, ia hanya terpaut sekitar 0,005 detik dari peslalom Toyota Gazoo Racing Indonesia, Anjasara Wahyu. Di mana waktu yang dikemas oleh Anjasara Wahyu adalah 40,927 detik, sementara Anandyo Dwiki menorehkan waktu 40,972 detik.

“Kalau ditanya bagaimana perasaannya setelah Final F itu, nyesek iya, seneng iya, sedih sih enggak. Lebih ke ya udah, abang saya sendiri. Kecuali kalau itu orang lain baru ada sedihnya juga,” beber Eki.

Anandyo Dwiki sukses berikan gebrakan di putaran kedua

Anandyo Dwiki berhasil curi perhatian di putaran kedua Kejurnas Slalom 2023

Last but not least, apa yang berhasil dicapai oleh peslalom yang kerap menggaungkan ‘Cipinang Pride’ ini merasa bahwa hasil ini memang menjadi sebuah torehan baru yang patut disyukuri.

“Buat saya pribadi, kemarin itu balapnya jujur aja kalau untuk keseluruhan di luar ekspektasi. Kalau untuk A, mungkin memang belum sesuai keinginan, tapi kalau untuk F dan lain-lain itu sudah di luar ekspektasi juga. Ibaratnya ada kekurangan yang kita temuin di latihan, dan itu ketutup sama hasil-hasilnya kita,” tutup Eki. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect