JAKARTA – Hari beruntung belum memayungi Anjasara Wahyu, peslalom Toyota Gazoo Racing Indonesia pada putaran ketiga Kejurnas Slalom 2023 yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat (17/6/2023).
Hal ini dikarenakan ia hanya mampu berada di peringkat keenam Kelas A Umum, lantaran catatan waktu yang ia torehkan kalah cepat dengan lima peslalom lainnya. Baginya, hal tersebut memang ada faktor lain yang menyebabkan performanya tidak klimaks.
“Dari 150-an peserta yang ikut, mereka ingin menang dan saya melihat ada beberapa yang konsisten dari tahun lalu. Yang pasti mereka semua pingin menang bagaimana pun caranya, mereka bakal usaha,” ujar Anjasara, saat berbincang dengan FastnLow.

Toyota New Agya jadi andalan TGRI di ajang Kejurnas Slalom 2023 (Adrenal Rio)
Dengan makin kompetitifnya persaingan di atas lintasan, tentu ini menjadi menarik karena pertarungan tidak lagi monoton serta pengembangan mobil yang dilakukan oleh setiap tim telah membuahkan hasil untuk bisa tampil sebagai jawara.
“Kita jadi benchmark mereka, sama saja seperti Mercedes berapa tahun menang, Red Bull juga pingin menang dan sekarang mereka menang terus. Di Kelas A Umum memang saya kalah, karena ada di posisi keenam. Dari kita juga bisa bilang cukup bersaing hanya saja belum bisa menang,” tambahnya.

Anjasara Wahyu masih perkasa di puncak klasemen sementara (Adrenal Rio)
Kendati demikian, pada persaingan yang berlangsung di Kelas F (modifikasi), peslalom kelahiran Jakarta ini berhasil menjadi fastest man. Ia berhasil mengalahkan pesaingnya dengan torehan waktu 46,893 detik.
“Seri dua kita dapat ancaman dan kita improve lagi, dan ternyata di seri ketiga juga hasilnya sama juga. Artinya mereka pun tetap improve lagi utk cari settingan. Balik lagi seperti yang saya bilang, semua sudah kayak mengeluarkan senjata untuk tampil maksimal,” beber Anjasara Wahyu.
Berdasarkan hasil akhir dari putaran ketiga Kejurnas Slalom 2023, klasemen sementara di Kelas A umum dan F umum, peslalom berkacamata ini masih bertengger perkasa. Ia berhasil mengumpulkan 46 poin di Klasemen A, dan di Kelas F dirinya telah mengamankan 75 poin serta terpaut signifikan dari peslalom lain yang berada di bawahnya. (*)

