BOGOR – Usai sesi kualifikasi dan superpole Kejurnas ITCR 1200 (21/10/2023), pembalap baru yang direkrut Toyota Gazoo Racing Indonesia, Amato Rudolph, memberikan secercah harapan bagi tim pabrikan untuk meraih kemenangan di putarab kelima yang berlangsung Minggu (22/10/2023) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Performa pembalap yang masih berstatus Mahasiswa ini memang cukup menjanjikan. Di tengah proses development terhadap All New Agya, ia sudah dua kali berhasil meraih superpole dan mengalahkan rival utamanya Naufal Rafif Busro, dari Honda Racing Indonesia.
“Alhamdulillah hari ini kualifikasi dari yang pertama sebelum superpole, kita sudah dapat waktu 1 menit 59,5 detik dan kita sudah merasa mobil memang oke. Dari segi mesin, ban, dan semua hal kita rasa sudah pas banget,” buka Amato, saat berbincang dengan FastnLow.

Amato Rudolph kembali raih pole position di seri kelima Kejurnas ITCR 1200 (TGRI/Adrenal Rio)
Improvement yang dilakukan oleh Amato ternyata membuahkan hasil. Saat sesi kualifikasi, All New Agya yang disetting oleh Anton Hudijana sukses dimaksimalkan sehingga mampu menorehkan waktu tercepatnya 1 menit 59,332 detik yang artinya menjadi lebih cepat dari sesi kualifikasi pertama.
“Terus memasuki superpole ada rasa optimis, meskipun sebenarnya enggak expect bisa lebih kencang dari 1 menit 59,5 detik. Dari cara nyetir juga enggak berasa lebih kenceng dan gimana-gimana, ya udah pokoknya kalaupun hasilnya sama enggak apa-apa, tapi ternyata hasilnya bisa lebih kencang,” tambahnya.
Belajar dari pengalaman seri sebelumnya, di mana ia berhasil meraih pole position namun direbut oleh Naufal di tikungan kedua, ada beberapa hal yang menurut Amato harus diantisipasi saat balapan. Berbekal hal tersebut, ia sudah terpikirkan terkait strategi yang bakal dimainkan nantinya.
“Ya udah ada, dan pastinya dari kemarin latihan kita sudah memikirkan hal itu, gimana caranya untuk bisa mempertahankan pace kita sepanjang balapan,” imbuh Amato.

Development All New Agya sukses mengantarkan Amato Rudolph meraih pole position (TGRI/Adrenal Rio)
Sementara mengenai proses development yang terus berjalan, pembalap yang mengidolakan Michael Schumacher membeberkan bahwa sejauh ini proses tersebut telah berjalan sesuai keinginan tim. Terlebih dari performa yang ia berikan, hasilnya terus mengalami improvement yang semakin baik.
“Kalau dibandingkan dari awal balap, kita dari gap yang lumayan, sampai saat ini bisa lebih baik, artinya sudah mendekati sempurna. Tapi kita tetap masih ada development untuk lebih mencari kekuatan mobil ini,” pungkas Amato.
Bicara hasil superpole, ia berada di posisi terdepan dengan catatan waktu 1 menit 59,332 detik, kemudian disusul oleh Naufal yang mengemas waktu 1 menit 59,779 detik dan ditutup oleh Jordan Johan di posisi ketiga tercepat dengan torehan waktu 2 menit 00,329 detik. (*)

