Connect with us

Touring Car

Debut Manis Hendrick di Kelas Novice

BOGOR – Ajang European Touring Car Championship (ETCC) Indonesia tidak pernah kehilangan pamornya di industri motorsport, khususnya balap touring. Sebagai salah satu contohnya, balapan yang dikhususkan untuk mobil-mobil kelahiran Eropa ini terus melahirkan pendatang baru di setiap penyelenggaraannya.

Salah satu new comer yang akhirnya memutuskan untuk ambil bagian adalah Hendrick Hidayat, pembalap yang tergabung di bawah naungan SAV Motorsport, memulai debutnya di ajang tersebut dan sukses mencapai podium.

“Iya ini pertama kalinya ikut balap. Sebelumnya, belum pernah balap. Akhirnya turun di ETCC 3000 di Kelas Novice,” buka Hendrick, saat berbincang dengan FastnLow.

Gayung pun bersambut, meski kondisi cuaca sempat berubah-ubah sejak sesi latihan, kualifikasi dan balapan, pembalap dengan nomor 28 ini sukses menuntaskan seri perdana ini dengan hasil impresif. Berkat dukungan tim serta mekanik yang senantiasa memberikan masukan, Hendrick, sukses meraih podium pertama pada debutnya tersebut.

“Tadi podium pertama di Novice, dan perasaannya adalah ini semua benar-benar masalah disiplin. Di mana di dalamnya terkait masalah melatih emosi, bagaimana cara kita mengenali karakter mobil,” sambung Hendrick.

Meski terbilang sebagai pendatang baru di ajang balap tersebut, namun ia sudah merasakan betapa sengitnya persaingan di atas lintasan. Dengan menggeber BMW E46 berspesifikasi mesin M54 berkubikasi 3.0 liter, Hendrick, perlahan tapi pasti sukses meraih kemenangan pada debutnya tersebut.

“Persaingan tadi cukup bumper-to-bumper. Kalau melihat kondisi (performa) mobil hampir sama rata, kecuali misalnya yang Kategori 2000. Nah kondisinya selama kita tahu racing line sama di mana titik-titik yang harus dihindari, seperti pasir, atau kerikil, ya seru banget tadi persaingannya,” kenangnya.

Terkait catatan waktu terbaik yang ia pecahkan, di kategori Novice, ia sukses mengemas 1 menit 56 detik. Ini sukses improve dari waktu latihan, di mana pada sesi tersebut catatan waktunya 1 menit 57 detik.

“Pas kualifikasi justru kurang bagus, karena lintasannya basah, lalu juga kondisi cuava sedang tidak baik, jadi waktu saat itu 2 menit,” ujarnya lagi.

Setelah mengarungi 12 putaran sepanjang balapan, Hendrick, boleh berbangga hati lantaran berkat kesabaran yang ia terapkan berhasil mengantarkannya meraih podium pertama.

“Dengan kondisi lintasan seperti yang sekarang ini, ya saya harus sabar, karena yang sabar yang akan menang,” pungkasnya. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect