JAKARTA – Salah satu perwakilan tim slalom Indonesia, Anjasara Wahyu, mengakui bahwa persaingan di kompetisi Taipei International Gymkhana Prize 2024 memang menghadirkan atmosfer yang berbeda.
Hal ini dikarenakan kontestan yang ikut tidak hanya dari region Asia, melainkan ada beberapa peserta dari Eropa yang turut serta dalam persaingan di kompetisi tersebut.
Dijelaskan oleh Anjasara Wahyu, pada kompetisi ini tidak semata-mata ia harus langsung berkompetisi di kelas utama. Namun, ada fase kualifikasi kategori yang harus ia lakoni bersama Adrian Septianto dan Canya Prasetyo.
Adapun kategori yang dipertandingkan pada TIGP 2024 ini antara lain Male Solo KnockOut, Female Solo KnockOut, Male Double/Tandem, Mix (Male and Female) Double / Tandem, dan terakhir adalah Team Championship.
“Sebelum ke pertandingan menuju kelas utama, di sini ada sesi qualifying category dan saya berhasil menang di situ. Persaingannya berat banget sebelum ke qualifying. Ada sesi test track dan itu langsung diambil waktunya. Pas test track saya ada di urutan ke-13, dan Adrian ke-15, jadi kita benar-benar ditinggal lawan sekitar 2-3 detik,” ungkap Anjasara Wahyu, peslalom Toyota Gazoo Racing Indonesia.
Meskipun Anjasara Wahyu sukses merajai sesi kualifikasi, namun pada kelas utama, ia belum beruntung karena harus terlempar dari 16 besar.
“Untuk juara di Qualifying Category itu benar-benar hanya diberikan kesempatan 2 kali start, jadi harus maksimalin supaya bisa masuk ke babak berikutnya. Nah karena kejuaraan kita di Indonesia persaingannya ketat, jadi kita terbiasa dengan kesempatan yang sedikit,” tambah Anjasara.
Keberhasilan yang diraih oleh Anjasara Wahyu tersebut, sejatinya tidak lepas dari sistem balapan yang ada di Kejuaraan Nasional Slalom. Menurutnya, bekal yang ia miliki setelah malang melintang di kompetisi nasional, turut menjadi faktor guna menghadapi persaingan di kancah internasional.
“Perolehan ini tidak luput dari sistem balapan kita di Indonesia yang benar-benar sengit, sehingga pas kita bersaing di luar negeri sudah merasa terbiasa,” pungkas slalom yang mendapat dukungan dari Decolith dalam beberapa kali kesempatan bertarung di luar negeri. (*)

