Connect with us

Touring Car

Perjuangan dan Kemenangan Toyota Gazoo Racing Indonesia di Suzuka

Perjuangan dan Kemenangan TGRI di Suzuka
Perjuangan dan Kemenangan TGRI di Suzuka (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)

SUZUKA – Penyelenggaran GT4 Japan Cup 2024 seri ketiga yang berlangsung di Suzuka International Circuit, Jepang, dipenuhi dengan perjuangan dan kemenangan bagi Toyota Gazoo Racing Indonesia.

Ujian tim pabrikan ini seperti diuji dengan kondisi mobil yang kurang maksimal. Sebab, pada race kedua yang dilangsungkan Minggu (7/7) petang, GR Supra GT4 Evo, mengalami kendala teknis terkait Air Conditioning.

Dengan kondisi tersebut, Haridarma Manoppo dan Seita Nonaka, harus menjalani balapan dengan kondisi suhu panas berlebih. Bahkan, suhu dalam kabin tersebut bisa mencapai 60 derajat celcius sehingga ini akan menguras tenaga untuk menyelesaikan balapan.

Perjuangan dan Kemenangan TGRI di Suzuka

GR Supra GT4 Evo mengalami kendala teknis pada race kedua (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)

 

“AC ini bukan buat pendingin, tapi untuk menurunkan suhu di dalam mobil, kalau tanpa AC karena mobilnya tidak boleh buka jendela seperti di Indonesia, jadi enggak ada udara masuk dari luar jadi ya membuat suhu di dalam mobil menjadi lebih panas banget bisa mencapai 60 derajat celcius,” ungkap Haridarma.

Kendati demikian, performa kedua pembalap tersebut sukses mengantarkan Toyota Gazoo Racing Indonesia untuk meraih podium ketiga. Pencapaian tersebut, semakin menambah deretan kemenangan selama tiga seri berturut-turut.

Menanggapi hasil balapan tersebut, Haridarma, menambahkan bahwa dengan segala usaha dan upaya yang telah dikerahkan, ia bersama tim bersyukur bisa menuntaskan pertarungan.

“Secara keseluruhan, ini bukan hasil yang buruk, tetapi kali ini kita harus puas berada di posisi ketiga,” tambahnya singkat.

Perjuangan dan Kemenangan TGRI di Suzuka

Haridarma dan Nonaka berharap tim bisa melakukan penyesuaian di mobil balap (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)

 

Untuk menghadapi seri penutup yang nantinya akan berlangsung di Sirkuit Okayama, Jepang, pada Agustus 2024, Hari, berharap tim bisa melakukan beberapa penyempurnaan terhadap GR Supra GT4 Evo berkelir hitam ini. Terlebih, persaingan di kejuaraan tersebut semakin sengit lantaran didominasi oleh tim Jepang yang memiliki jam terbang lebih tinggi dibandingkan dirinya.

“Menurut saya dan Nonaka, memang di mobil ini ada isu terkait teknisnya jadi hasilnya kurang maksimal. Dan untuk tim, sepertinya memang harus fokus melakukan pengecekan dengan melakukan pengecekan di mobil, terutama di bagian setup mesin dan beberapa sektor,” jelas Hari. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect