BOGOR – Kepiawaian pembalap M Yassin Kosasih di balik mobil balap, kembali dibuktikan dengan perolehan juara saat putaran ketiga yang diselenggarakan di Sirkuit Sentul Internasional, Bogor, Jawa Barat.
Dalam balapan yang dilangsungkan Minggu (25/8), ia berhasil membawa pulang gelar juara jadi kejuaraan European Touring Car Championship (ETCC) Indonesia, khususnya Kelas Super Euro.
Menanggapi pencapaian terbarunya tersebut, Jendaral Bintang Dua yang berdinas di Mabes Polri, mengungkapkan bahwa ini merupakan hal yang di luar dugaan. Bukan tanpa alasan, di awal ia tidak memasang target apa-apa lantaran harus memulai dari posisi paling buncit.

Selebrasi kemenangan M Yassin Kosasih
Namun Dewi Fortuna rupanya senantiasa berada di sisi pembalap Gazpoll Racing Team tersebut. Selama 12 putaran berlangsung, satu demi satu lawan yang ada di depan berhasil dilampaui dan ia sukses finish sebagai pembalap kedua tercepat.
“Jadi saya itu memulai balapan dari posisi paling buncit. Seperti yang sudah saya jelaskan, saya itu bermain tanpa target dan bermain sangat lepas, tapi Alhamdulillah bisa finish kedua secara overall,” ungkap M Yassin Kosasih.
Hal tersebut juga ditopang lewat performa mobil balap Mercedes-Benz W190 berkelir biru-kuning, di mana tim telah menyiapkan amunisi tersebut dengan sangat baik dan bisa diandalkan untuk berjibaku secara sehat di atas lintasan.

Mercedes-Benz W190 jadi andalannya untuk memperebutkan kemenangan
Bicara pencapaian yang berhasil diraih oleh M Yassin Kosasih pada putaran ketiga ini, ia menjadi jawara di Super Euro, Juara 2 Overall ETCC Indonesia, dan Juara 3 Team di ETCC Indonesia.
Menurutnya, salah satu resep keberhasilannya tersebut adalah dari cara bermain yang rapih dan bersih, sehingga bisa bermanuver dengan optimal tanpa membahayakan lawan.
“Saya selalu menerapkan bermain rapih, sesuai dengan racing line dan Alhamdulillah semua berjalan lancar,” jelasnya.
Setelah bersaing dengan sengit selama 12 putaran, M Yassin Kosasih sukses menuntaskan balapan dengan total waktu 24 menit 16,124 detik dan berhasil meraih best time 1 menit 50,175 detik. (*)

