Connect with us

Slalom

Starlet KP Banteng Motorsport Mulai Mencuri Perhatian

Starlet KP Banteng Motorsport mulai tebar ancaman di Kelas B Kejurnas Slalom
Starlet KP Banteng Motorsport mulai tebar ancaman di Kelas B Kejurnas Slalom (Foto: Nudiya Ghulam)

CIANJUR – Starlet KP yang menjadi amunisi teranyar dari tim slalom Banteng Motorsport, mulai menunjukkan ancamannya di Kelas B (gerak roda belakang).  Terlebih setelah menuai keberhasilan pada seri Jogjakarta beberapa waktu lalu, performa mobil ini semakin mendekati pengembangan yang sesuai.

Meski pada panggung perdananya di Kejurnas Slalom Sidojaro, Jawa Timur, mobil ini belum tampil maksimal, tetapi saat mentas di Tanah Raja, Jogjakarta, mobil yang baru didevelop lebih kurang tiga bulan ke belakang, sudah menunjukkan performanya yang mumpuni.

Disebutkan oleh salah satu peslalom Banteng Motorsport yang turun di Kelas B, Andry Rifai atau yang akrab disapa Iboy, Starlet KP tersebut bisa dikatakan sudah mencapai 95 persen kesiapannya untuk mendulang podium di seri Kejurnas Slalom.

Andry Rifai salah satu peslalom Banteng Motorsport yang menggunakan Starlet KP

Andry Rifai salah satu peslalom Banteng Motorsport yang menggunakan Starlet KP (Foto: Nudiya Ghulam)

 

“Kemarin saat di Jogja langsung podiu ketiga, dan di Cianjur ini, sebenarnya mendapatkan fastest. Tetapi, karena apes atau kurang beruntung, jadi posisinya terlempar jauh. Kalau bicara mengenai development, sudah 95 persen, dan 5 persennya lagi itu lebih ke adaptasi dan mencari set up yang baik untuk masing-masing lintasan,” jelas iBoy.

Adapun pengembangan dari potensi mobil yang masih coba dimaksimalkan adalah terkait bobotnya. Hal ini dikarenakan berat dari Starlet KP yang kini digunakan cukup ringan, sehingga turut menjadi fokus dari tim mekanik bagaimana caranya agar bobot keseluruhan bisa ideal.

“Mobil ini sepertinya enteng, jadi kita harus memikirkan bagaimana untuk weight distributionnya seperti apa. Ditambah, di sektor kaki-kaki bagian belakang, ini kan posisinya juga belum menggunakan coilover, dan masih pakai yang biasa, jadi kita mencari cara akhirnya membuat shockbreaker yang custom,” tambahnya.

Development Starlet KP sudah hampir mencapai maksmal

Development Starlet KP sudah hampir mencapai maksmal (Foto: Nudiya Ghulam)

 

Setelah berhasil mencuri perhatian lantaran mobil ini mampu memberikan kejutan, iBoy, ingin membuktikan bahwa dengan membangun Starlet KP dari Banteng Motorsport ini bisa membungkam stigma negatif yang selama ini berseliweran.

“Karena memang di luar sana ada stigma negatif tentang mobil ini, jadi begitu tim owner tahu, mereka jadi lebih semangat untuk melakukan development tadi. Karena mobil ini kan sudah mangkrak selama lebih kurang dua tahun, ya Alhamdulillah artinya development kita akhirnya memberikan hasil,” tukasnya.

Salah satu hal yang membuat pengembangan mobil balap Starlet KP ini sukses tidak lepas dari trial and error yang telah dilakukan oleh peslalom asal Bogor, Jawa Barat, ini. Menurutnya, dengan mengandalkan data yang telah dimiliki, akan memudahkan tim mekanik untuk mendapatkan set up yang lebih optimal untuk mobil tersebut. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect