TANGERANG – Sejalan dengan visi dan misi dari penyelenggaraan Kejurnas Slalom U23 untuk menjadi wadah bagi peslalom belia, mulai memberikan dampak yang positif dari setiap eventnya. Sebagai contoh, pada tahun ini, event ini sukses dipadati 30 peserta di setiap serinya.
Tentunya, pencapaian ini turut menjadi bukti komitmen dari para peslalom belia untuk terus mengikuti rangkaian kejuaraan. Terlebih peserta yang mengikuti tidak hanya dari Jabodetabek, tetapi ada juga yang berasal dari Jawa Timur.
“Dari animo peserta bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini menjadi yang paling berkesan karena sejak seri pertama lalu hingga seri ketiga yang menjadi partai final, angka pesertanya berhasil konsisten di angka 30 peserta. Ini menurut saya menunjukkan bahwa perkembangan dari pembibitan sudah berjalan dengan baik,” ujar Felicia Ivana, Direktur Sarana Muda Nusantara, selaku penyelenggara kegiatan tersebut.
Tidak sampai di situ saja, melihat para jawara yang berhasil meraih gelar prestisius ini, Feli, juga menuturkan bahwa hal ini memang sudah sesuai dengan target mereka lantaran didominasi oleh wajah-wajah baru yang memang memiliki ketertarikan dengan dunia balap slalom.

Peslalom belia yang meramaikan Kejurnas Slalom U23 2024 (Foto: Nudiya Ghulam)
Pada putaran terakhir tersebut, peslalom belia Arya Barata Dipa asal Jawa Timur berhasil meraih gelar Juara Nasional U23 Slalom 2024 Kelas Rookie. Ia sukses merajai kejurnas tersebut setelah memenangkan dua dari tiga seri yang diselenggarakan serta mengalahkan dua peslalom terdekatnya, yakni Raphael Anggoman dan Adnan Suryadinata.
Sementara untuk Juara Nasional Slalom U23 Wanita Rookie, berhasil diraih oleh Brennadiva Anataya yang telah mengoleksi 58 poin. Sedangkan Juara Nasional Slalom U23 Team Rookie diraih GS Slalom Equity Land dengan perolehan 65 poin.
“Juara dari Kejurnas Slalom U23 ini pun kalau saya bilang sudah sesuai target, di mana mereka yang memang memiliki bakat namun belum berani untuk mewujudkan dengan memiliki mobil sendiri, mereka bisa ikut di sini dan nanti akan kita kirim untuk mengikuti jenjang yang lebih tinggi dan lebih bergengsi yakni ke Kejurnas Slalom,” tambah Feli.
Dengan dukungan yang diberikan oleh pihak sponsor, ia turut mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerja samanya untuk melakukan pembibitan peslalom muda demi memajukan industri motorsport khususnya cabang slalom.

Melalui Kejurnas Slalom U23 peslalom belia bisa menunjukkan kompetensinya (Foto: Nudiya Ghulam)
“Kedepannya, kami berharap mudah-mudahan tahun depan akan ada tambahan sponsor yang akan mensupport kita. Tahun ini, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada para sponsor sudah berpartisipasi dalam pembibitan atlet-atlet muda khususnya slalom, dan dengan dukungaan tersebut kita bisa melakukan program-program yang telah kita persiapkan untuk tahun 2025,” jelasnya.
Selain sukses menyelenggarakan Kejurnas Slalom U23 pada akhir pekan lalu, dalam penyelenggaraan tersebut Sarana Muda Nusantara juga menggelar supporting class di mana bentuk dukungan yang diberikan oleh PLN Icon Plus bersama Arista Group ikut menyediakan satu unit mobil listrik untuk dijadikan mobil slalom bagi peserta terpilih.
Kehadiran mobil listrik tersebut juga merupakan cara pengenalan yang dilakukan penyelenggara, untuk lebih mempenetrasikan mobil listrik kepada mereka sehingga mendapatkan hal baru yang lebih up to date.
“Terima kasih untuk PLN yang mendukung SMN Cup dengan menghadirkan OMR EV, SIBIMA, PROTERA, TOYOTA GAZOO RACING INDONESIA, serta GULAVIT yang telah memberikan kontribusi untuk kemajuan Kejurnas Slalom U23,” pungkasnya. (*)

