JAKARTA – Gelaran balap GT World Challenge Asia yang digagas oleh SRO Motorsport Group, resmi akan dihelat di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Mei 2025 mendatang.
Dalam balap touring bergengsi di Asia ini, Indonesia, terpilih setelah melakukan beberapa kali pertemuan untuk memastikan kondisi sirkuit layak dan sesuai dengan regulasi FIA untuk ajang balap tersebut.
Maya Wartono, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), mengungkapkan bahwa keinginan mereka untuk mendatangkan GT World Challenge Asia ke Indonesia sudah berlangsung sejak 2022 silam.
“Waktu itu Pak Andhi (Priandhi Satria – Direktur MGPA) bilang ke saya bahwa ingin mendatangkan GT World Challenge Asia ke sini. Dan itu sudah berlangsung sejak 2022 lalu. Akhirnya, kami dapat umumkan tahun ini ajang balap tersebut akan digelar di Indonesia,” ujar Maya, dalam sambutannya di kantor ITDC, Selasa (18/02/2025).

Konferensi pers GT World Challenge Asia 2025 di Jakarta (18/02/2025)
Mengingat ini merupakan debut bagi Sirkuit Pertamina Mandalika Internasional dalam menghelat ajang tersebut, Priandhi Satria, telah menjelaskan bahwa ada beberapa section dari sirkuit yang telah direvisi untuk memenuhi regulasi yang ditetapkan oleh FIA.
“Kita juga telah memenuhi standar regulasi dari FIA yang mereka minta. Awalnya dirancang untuk MotoGP dan WorldSBK, proses homologasi FIA menjadi tantangan tersendiri. MGPA pun berkoordinasi dengan FIA dan FIM untuk menyesuaikan trek, meningkatkan keselamatan, dan memastikan regulasi roda empat tanpa mengurangi standar roda dua,” tambah Priandhi.
Sementara itu, dari sudut pandang Benjamin Franassovici, Director of SRO Motorsport Asia, keikutsertaan Sirkuit Pertamina Mandalika Internasional ini ke dalam agenda mereka memainkan peran penting mengingat para pembalap yang ikut serta ini datang dari berbagai belahan dunia.
“Debut pertama seri ini di Indonesia menandai acara motorsport internasional pertama di Mandalika, meningkatkan profil Indonesia dan potensi Mandalika sebagai destinasi balap utama,” pungkas Benjamin.
Sebagai informasi, dalam penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2025 yang berlangsung di Mandalika ini merupakan putaran ketiga dan keempat dan akan menyertekan 30 mobil balap GT3 dari beberapa tim papan atas di Asia. Sebut saja Absolute Racing (Porsche dan Lamborghini), Origine Motorsport (China, Porsche), Phantom Racing (China, Audi dan Porsche), Plus Racing (Jepang, BMW M4 GT3), Climax Racing (Mercedes-AMG GT3), dan pembalap lokal Setiawan (Aston Martin) serta David Tjiptobiantoro (Ferrari). (*)

