JAKARTA – Race pertama pada GT4 Japan Cup Fuji 2025 yang berlangsung di Fuji Speedway International, pada Sabtu (12/07), berhasil menempatkan Toyota Gazoo Racing Indonesia di podium tertinggi berkat kepiawaian kedua pembalapnya, Haridarma Manoppo (Indonesia) dan Seita Nonaka (Jepang).
Dalam balapan yang berlangsung selama satu jam tersebut, Haridarma, menjadi pembalap pertama yang bertugas di balik kemudi GR Supra GT4 Evo2. Pasca kemenangannya, pembalap tersebut menjelaskan bahwa hal tersebut memang sejalan dengan strategi dari tim sebelum balapan dimulai.
Usai melakoni balapan GT4 Japan Cup Fuji 2025, Haridarma Manoppo, mengungkapkan keberhasilan tersebut memang sudah menjadi target dari tim untuk bisa mengamankan gelar juara. Terlebih melihat track record positif yang telah mereka torehkan pada seri perdana yang berlangsung di Sportland Sugo, beberapa waktu lalu.
“Kalo kembali ke podium itu suatu keharusan. Ya itu sesuatu keharusan apalagi kalo melihat sekarang kan lawannya Porsche yang sengit. Jadi menurut saya, dengan kondisi tersebut wajib hukumnya untuk bisa menang,” jelasnya.

GR Supra GT4 Evo2 sukses tampil brilian sepanjang balapan (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)
Sementara itu, terkait peran yang ia mainkan pada race pertama di GT4 Japan Cup Fuji 2025 ini adalah memberikan gap waktu yang cukup jauh dengan rival terdekatnya. Beruntungnya, strategi tersebut berlangsung baik di mana ia sukses memberikan pautan waktu yang signifikan dengan rival terdekatnya, Yoshitomo Makino dan Daiki Fujiawara yang bernaung di bawah Zenko RS Garage with Sunrise Blvd.
“Waktu pas giliran saya, memang saya diberi tugas untuk memberikan gap ke pembalap lain. Dan Alhamdulillah itu berhasil, jadi pada saat Seita Nonaka bertukar dengan saya, waktunya cukup dan Nonaka berhasil bermain bagus jadi persaingannya sangat menarik,” tambah Haridarma.
Berkat kemenangan di race pertama GT4 Japan Cup Fuji 2025, ini membuat sebuah rintangan yang harus dihadapi. Sesuai regulasi, tim yang menjadi juara pertama pada race pertama akan diberikan tambahan waktu 15 detik pada saat melakukan pit in.
“Untuk besok ya nomor 1 lebih berat pasti, karena selisih 5 detik di pit dengan mereka yang juara kedua. Besok juga kita akan start kedua, dan kita juga akan memiliki keunggulan karena baik saya atau Nonaka akan menggunakan ban baru jadi waktunya bisa lebih kompetitif. Nonaka akan pakai ban baru, dan saya akan menggunakan ban bekas QTT yang masih sangat oke,” pungkas Haridarma Manoppo.

Toyota Gazoo Racing Indonesia berhasil kuasai podium pertama (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)
Bicara perolehan yang ditorehkan, Haridarma Manoppo dan Seita Nonaka dari Toyota Gazoo Racing Indonesia menempati podium pertama dengan total waktu 1 jam 19 menit 22,291 detik. Sementara rivalnya Yoshitomo Makini dan Daiki Fujiwara dari Zenko RS Garage with Sunrise Blvd berada di posisi kedua dengan total waktu 1 jam 19 menit 22,693 detik. Di posisi ketiga di tempati oleh Yoshichika Nagai dan Bettly Cheh dari K-Tunes Racing dengan total waktu 1 jam 19 menit 51,776 detik. (*)

