JAKARTA – Pembalap Indonesia Glenn Nirwan, kembali mengangkat trofi kemenangan pada seri lanjutan GT4 Australia yang berlangsung di Shell V-Power Motorsport Park at The Bend pada Sabtu (6/9). Ia bersama rekan satu timnya asal Australia, Zac Soutar, yang bernaung di bawah Tufflift Racing TSM, sukses menuntaskan perjuangan di podium kedua.
Menurutnya, sejak sesi latihan bebas digelar memang performa mobil balap McLaren Artura GT4 berkelir kuning hitam sudah menunjukkan performa terbaiknya. Terlebih jika melihat hasil yang mereka raih pada kualifikasi, sudah menunjukkan bahwa ada improvement yang begitu besar secara keseluruhan tim.
“Mulai dari sesi free practice juga sebenarnya sudah terlihat bahwa hasilnya sudah sangat bagus ya. Begitupun pada saat balapan, Zac mampu leading hingga pertukaran pembalap. Saya juga Alhamdulillah bisa menuntaskan balapan di front row, karena kalau dilihat lawannya di kelas Amateur, ada 19 pembalap di sini dan Alhamdulillah bisa P2,” ujar Glenn, melalui sambungan telepon.

Zac Soutar (kiri) dan Glenn Nirwan (kedua dari kiri) raih podium kedua di GT4 Australia The Bend 2025
Bicara perolehan terbaiknya ini, ia menyadari bahwa apa yang diraih tersebut bukan kerja keras seorang diri. Menurutnya, keseluruhan tim memberikan dampak yang sangat luar biasa, terlebih ada peran dua orang Indonesia yang menemani Glenn Nirwan pada ajang tersebut. Kehadiran Irfan Fakhri serta Garindra Kusuma, berhasil menjadi pemantik untuk pembalap asal Kalimantan Timur ini.
“Ini salah satu rekor terbaik saya bersama tim bisa leading secara overall. Pencapaian ini bukan sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata. Lagi-lagi ini bukan cuma saya saja, tetapi ada tim di belakang saya yang kerjanya luar biasa, termasuk tim dari Indonesia yang saya bawa, Irfan dan Garindra, mereka luar biasa,” tambah Glenn.
Bicara balapan yang berlangsung selama satu jam, kolaborasi Zac Soutar dan Glenn Nirwan terlihat begitu apik. Begitupun dengan performa mobil balapnya, ia merasakan bahwa mobil lansiran Inggris tersebut tengah berada dalam performa yang sangat baik.
“Bicara performa mobil, ini menurut saya lagi oke-okenya. Kita jarang sekali mendapatkan setup mombil yang pas, dan kali ini setupnya lagi pas banget. Mmemang beberapa waktu lalu, kita juga testing di sirkuit ini jadi kita punya banyak data untuk diimplementasikan pada balapan kali ini, dan Alhamdulillah hasilnya bagus,” bebernya.

McLaren Artura GT4 yang jadi andalan Glenn Nirwan di GT4 Australia 2025
Hal ini terlihat sejak lampu start dipadamkan, Zac langsung melesat dan mengamankan posisi terdepan sekaligus mengungguli para pembalap Silver yang mengepungnya. Bahkan, ia berhasil menciptakan gap 1,6 detik pada awal balapan dan terus memimpin balapan hingga paruh pertama. Pada saat berganti driver dari Zac ke Glenn, putera dari Roy Nirwan ini berhasil memaintain posisi terdepan meskipun terus ditekan oleh pembalap dikategori Silver.
Namun diakui oleh Glenn bahwa dirinya memang terbuai dengan pertarungan yang sengit antara dirinya dengan Summer Rintoule yang notabene bukan lawan sepadan, mengingat Summer Rintoule ini berstatus Silver. Tetapi, dirinya tetap puas bisa menyelesaikan balapan di posisi runner up di kategori Silver Amateur.
“Ya itu adalah rookie mistake saja menurut saya. Kemudian saya baru berpikir untuk apa saya fight dengan lawan yang bukan satu kelas, jadi akhirnya saya justru mengorbankan race saya sendiri. Meskipun saya optimis masih bisa leading, namun kondisi ban sudah begitu degradasi banget sampai sliding gitu jadi harus puas di posisi kedua dan ini adalah hasil yang sangat baik,” pungkas Glenn. (*)

