LOMBOK – Cuaca hujan yang mewarnai jalannya race kedua Kejurnas ITCR 3600 pada Minggu (14/12/2025), memberikan kesan tersendiri bagi Yassin Kosasih, pembalap Jangkar Biru Motorsport.
Hal ini menambah deretan pengalaman baru, di samping debutnya di sirkuit Pertamina Mandalika Internasional.
Meski demikian, hasil akhir yang ditorehkan oleh pembalap ini patut diacungi jempol bukan hanya atas prestasi, tetapi juga strategi yang ia terapkan selama balapan.

Yassin Kosasih raih podium ketiga Kejurnas ITCR 3600
“Ada drama lagi di race kedua ini. Wiper mobil tidak bisa dihidupkan, padahal kondisi balapan sedang lagi hujan. Jadi setelah dicek memang ada masalah di elektrikal yang menyebabkan kejadian itu,” ungkap Yassin.
Rupanya hal tersebut juga dijelaskan oleh Andre Dumais yang kali ini bertindak sebagai manager.
Dalam penjelasannya, masalah wiper yang tidak bisa beroperasi pada saat dibutuhkan, dikarenakan elektrikal yang error.
“Iya betul jadi wiper itu enggak bisa jalan. Setelah kami telusuri ada masalah elektrikal karena load wiper terlalu berat yang menyebabkan tidak bisa digunakan. Jadi kita sudah putuskan untuk membuat channel khusus wiper agar loadnya tidak mengganggu,” papar Andre Dumais.

Yassin Kosasih raih podium ketiga di MFOS Max
Dengan kondisi yang serba tidak menguntungkan, namun Yassin Kosasih tidak mengendurkan semangatnya untuk tampil kompetitif.
Ia terus dipandu oleh Andre Dumais selama balapan melalui interkom, untuk bagaimana bisa memuluskan strategi balapan saat hujan.
Menariknya, menurut Yassin ia justru lebih konsentrasi ketika melakoni balapan saat hujan.
Kemudian, ia juga memiliki satu kunci keberhasilan yang ia terapkan selama balapan baik di sirkuit asoal maupun non aspal.
“Kalau balap dengan kondisi biasa, itu kan sudah pasti membutuhkan konsentrasi. Nah ini ditambah hujan, saya lebih konsentrasi lagi. Meski kondisi wiper mati, sebenarnya ada rasa khawstir, tetapi kuncinya bagi saya adalah tidak panik sehingga saya tetap bisa balapan dengan nyaman,” tambah Yassin.

Kondisi hujan tidak menyulutkan semangat Yassin Kosasih
Dengan segala upaya yang ia lakuan selama 12 balapan, hasilnya justru mengalami peningkatan yang signifikan.
Jika pada race pertama ia meraih podium ketiga di Kejurnas ITCR 3600 dan podium kelima di Kejuaraan MFOS Max.
Pada race kedua ia menyabet podium ketiga di Kejurnas ITCR 3600 dan podium ketiga di Kejuaraan MFOS Max.
“Race kelima dan keenam ini bagi saya memang beda. Tapi Alhamdulillah saya puas dengan pencapaian ini, karena bisa mengatasi semuanya berkat dukungan dari Manager Andre Dumais, tuner saya Andre Timothy, serta seluruh tim yang sudah membantu saya di seri ini,” pungkasnya. (*)

