JAKARTA – Pembalap Indonesia, Glenn Nirwan, kembali memastikan diri untuk mengikuti ajang Monochrome GT4 Australia 2026 bersama Zac Soutar di bawah naungan Tufflift Racing TSM. Hal tersebut ia sampaikan kepada FastnLow dalam bincangnya melalui sambungan telepon.
Ini akan menjadi musim kedua bagi Glenn untuk menapaki karirnya di ajang tersebut. Pada musim pertamanya, ia berhasil merengkuh dua kali podium yang membuat dirinya memiliki cukup modal dalam mengarungi musim 2026 ini.
“Jujur tahun ini memang tujuan kita bisa lebih tinggi dari musim lalu. Kita berharap bisa masuk tiga besar di akhir musim nanti. Melihat adanya progres dalam diri saya yang positif, Alhamdulillah saya melihatnya musim ini lebih mature dalam hal driving skill. Pada tahun pertama apalagi pas musim awal TCR, itu kan memang benar-benar baru, tapi musim ini progresnya cukup baik,” ungkap Glenn Nirwan.

Podium Glenn (kedua dari kiri) saat musim 2025 (Image by TSM)
Meski demikian, ia tidak mau jumawa alias terlalu over confidence dengan kesuksesan yang telah ia raih. Menurutnya, data yang telah didapat sepanjang musim balap 2025 bakal dijadikan acuan bagi tim dalam melakukan setup up mobil.
Dalam menopang kapabilitas tersebut, salah satu caranya adalah latihan melalui simulator. Simualtor ini telah disetup seperti mobil balap aslinya McLaren Artura GT4 yang ia geber di GT4 Australia 2026. Sehingga, feeling terhadap karakter mobil bisa diadaptasikan.
“Ya sekarang saya ada simulator dan ternyata kehadiran simulator itu sebegitu pentingnya. Dengan menghabiskan waktu latihan di simulator seperti Max Verstappen bilang, zaman sekarang itu memang salah satu cara untuk mengembangkan diri melalui simulator. Selain itu, memang ada kebiasan lain yang harus dilakukan yakni driver debrief, karena hal ini penting banget untuk mencari data terkait jalannya balapan,” beber Glenn.

McLaren Artura jadi andalan pembalap Indonesia (Image by TSM)
Adapun pembelajaran lainnya yang ia lakukan adalah terkait setup mobil saat pada balapan. Setelah satu musim berlalu, kini pembelajaran baru yang ia pelajari adalah terkait settingan mobil saat balapan berlangsung.
Baginya, di setiap sektor sirkuit ia harus lebih membiasakan untuk mengubah karakter mobil sehingga performa McLaren Artura GT4 semakin maksimal.
“Oh banyak tentang ternyata ya, eh setiap belokan, kita nggak ngomong belokan ya, kita ngomong sektor aja ya. Sektor kan trek kan sektor satu, dua, tiga gitu kan ya. Ternyata saya tuh adalah pembalap yang terbiasa untuk tidak setting di tengah balapan. Tapi ternyata untuk bisa menang itu oh di, di bagian depan sana, eh traction-nya nomor tiga, bagian yang depan lagi traction nomor empat, harus sibuk gitu loh. Balapan tuh harus sibuk, nggak cuma nyetir begitu aja gitu,” ujarnya lagi.

McLaren Artura GT4 (Image by TSM)
Selain itu, pada musim GT4 Australia 2026 ini, Glenn Nirwan turut mendapatkan dukungan secara spesial dari orang Indonesia. Menurutnya dukungan tersebut menjadi salah satu motivasi kuatnya untuk tampil lebih maksimal guna mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
“Jadi musim ini saya secara spesial mendapat dukungan dari R Speed. R Speed Store dari mas Toto. Jadi sekarang ada nama bengkel dia R Speed di baju balap saya. Alhamdulillah dia orang baik, dia mau dukung saya, Alhamdulillah padahal saya tanya beneran mau sponsorin saya? Dia bilang iya karena ini kan laga internasional, jadi dia mau dukung saya,” pungkas Glenn Nirwan. (*)

