SUKABUMI – Offroader M Yassin Kosasih dari tim Motu Jangkar Biru Motorsport berhasil meraih podium ketiga pada Kejurnas Speed Offroad Seri 2 2026 yang berlangsung Minggu (24/05) di Sirkuit Hidzie, Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat.
Rivalitas yang terjadi di atas lintasan tidak hanya datang dari peserta, tetapi, pada putaran kedua ini terjadi dalam kondisi lintasan ekstrem akibat hujan deras dan lumpur.
Dalam wawancaranya, M Yassin mengungkapkan bahwa kondisi trek yang licin dan penuh genangan menjadi tantangan terbesar selama balapan.
Hujan deras yang turun sejak siang hari membuat panitia harus bekerja keras menyedot air di lintasan demi menjaga jalannya perlombaan.

M Yassin Kosasih di podium pertama bersama Dwi Pras
“Track sangat licin, berlumpur, dan banyak genangan. Panitia sudah kerja keras untuk menyodot genangan air yang ada di dalam track serta membuat sodetan,” ungkap Yassin.
Dalam kelas G.6 pada Kejurnas Speed Offroad, offroader yang didukung oleh Motu Technology ini mengakui ada kesalahan dalam strategi pemilihan ban.
Hal ini rupanya turut menjadi kendala utama yang memengaruhi performanya. Ia menyebut lawan-lawannya lebih siap menghadapi kondisi lumpur dengan menggunakan ban khusus hujan.
“Saya tadi terkendala dengan ban. Harusnya memakai ban extreme untuk kondisi lumpur, sementara saya masih memakai ban dengan spesifikasi berbeda. Saat start mobil jadi banyak slide di atas lintasan,” katanya.
Meski menghadapi berbagai hambatan, Yassin tetap mampu memperbaiki catatan waktunya hingga 35 detik setelah mendapat kesempatan mengulang akibat insiden kendaraan lain yang terbalik di lintasan.

Perolehan piala M Yassin Kosasih di seri kedua Kejurnas Speed Offroad 2026
Menurutnya, persaingan pada seri kedua tahun ini semakin ketat dan kompetitif, terutama dengan hadirnya pembalap-pembalap muda di posisi terdepan. Namun, ia tetap optimistis bisa kembali bersaing pada seri ketiga mendatang.
“Alhamdulillah masih bisa podium tiga dan semoga di seri ketiga nanti bisa bersaing lagi,” tutupnya.
Di lain sisi, lantaran kondisi lintasan cukup berlumpur, maka penyelenggara memutuskan untuk tidak melanjutkan Special Stage Kejurprov Sprint Rally Jawa Barat 2026.
Perlombaan hanya menyelesaikan tiga special stage (SS), terdiri dari dua SS pada hari sebelumnya dan satu SS di hari terakhir. Meski demikian, Yassin sukses meraih juara pertama di ajang Kejurprov Sprint Rally. (*)

